Disnakertrans Sulsel tarik 560 pekerja anak

Senin, 10 Juni 2013 - 13:46 WIB
Disnakertrans Sulsel...
Disnakertrans Sulsel tarik 560 pekerja anak
A A A
Sindonews.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun 2013 ini telah melakukan penarikan sebanyak 560 orang pekerja anak.

Penarikan tersebut sesuai dengan instruksi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) terkait pelaksanaan Program Pengurangan Pekerja Anak.

Kepala Disnakertrans Sulsel Saggaf Saleh mengatakan kalau saat ini semua perusaahaan yang ada di Sulsel sudah tidak bisa lagi mempekerjakan anak di bawah umur. Menurutnya, perusahaan yang didapati mempekerjakan anak harus bersedia menyerahkan dan memberhentikan karyawannya untuk bekerja.

"Tahun ini kita sudah menarik sebanyak 560 pekerja anak di semua daerah yang ada di Sulsel. Para pekerja anak ini kebanyakan kami tarik dari sektor konstruksi seperti tukang batu. Lainnya dari sektor pemulung dan nelayan. Untuk Makassar sendiri kami sudah tarik 60 orang pekerja anak," kata Saggaf melalui telefon selulernya, Senin (10/6/2013).

Mantan Sekertaris Kabupaten Bone ini juga menjelaskan kalau pihaknya melakukan kerjasama dengan beberapa instansi terkait untuk memberikan bimbingan atau pembinaan terhadap sejumlah anak yang berhasil ditariknya.

Adapun pekerja anak yang dimaksudkan adalah pekerja anak dengan kriteria memiliki umur antara 7 hingga 17 tahun.

"Sejumlah anak yang ditarik dari dunia kerja kemudian dilakukan pendampingan dan dikembalikan ke dunia pendidikan. Kita melakukan koordinasi dengan instansi pemerintah terkait seperti dinas pendidikan untuk memberikan bimbingan kepada mereka," katanya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Sulsel Suwandi Mahendra menambahkan kalau para pekerja anak utamanya yang berkeliaran di jalanan akan dilakukan pembinaan dan dibekali berbagai keterampilan dalam Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) yang telah disediakan pemerintah.

"Pemerintah sediakan PSBR di Bulukumba dan Maros. Mereka disana kita beri pembekalan berbagai keterampilan seperti ilmu perbengkelan, kelistrikan, kecantikan dan beberapa keterampilan lainnya selama enam bulan," jelas Suwandi.

Berdasarkan penjelasan Suwandi, saat ini Dinsos mencatat 1.330 orang pekerja anak jalanan di seluruh Sulsel. "Satu tahun kita hanya bisa bina sekira 100 an orang diantara mereka semua," katanya.
(rsa)
Berita Terkait
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Survei Kemen PPPA: Jumlah...
Survei Kemen PPPA: Jumlah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurun
Ketua RPA Perindo: Jangan...
Ketua RPA Perindo: Jangan Sungkan Lapor, Pendampingan Kami Gratis!
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Serius Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Kampanye 16 Hari Anti...
Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Pemkot Depok Minta Warga...
Pemkot Depok Minta Warga Tak Takut Laporkan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak via Hotline
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
31 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
39 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
43 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved