DPRD DKI gagal gulingkan Jokowi ?

Senin, 03 Juni 2013 - 18:12 WIB
DPRD DKI gagal gulingkan...
DPRD DKI gagal gulingkan Jokowi ?
A A A
Sindonews.com - Hak Interpelasi yang digagas oleh beberapa anggota DPRD DKI Jakarta, yang akan berdampak pada pemakzulan (Impeachment) terhadap Gubernur DKI Joko Widodo, dinilai terlalu berlebihan.

Hal itu dikatakan oleh Sekretaris DPRD DKI Jakarta Manggar Pardede di kantor DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Menurutnya, wacana Hak Interpelasi sudah redup setelah beberapa fraksi yang awalnya mendukung, belakangan mundur.

"Sama sekali tidak terkait pemakzulan, tidak ada itu. Prosesnya pun panjang, kemarin kan dari 32 orang dari beberapa fraksi. Tapi kan sudah berkurang sekarang," ujar Manggar, di DPRD DKI, Jakarta, Senin (3/6/2013).

Manggar mengingatkan, proses pengajuan Hak Interpelasi tidaklah mudah. Dalam mekanismenya, Hak Interpelasi bisa diajukan melalui komisi yang berwenang.

Selanjutnya akan disimpulkan melalui rapat gabungan fraksi apakah kebijakan tersebut layak diajukan dalam Interpelasi atau tidak. Kesimpulan ini kemudian diputuskan dalam rapat pimpinan DPRD.

"Misalnya di Komisi E selesai, tidak ada lagi pertanyaan, ya lanjut. Rapat pimpinan memutuskan dilanjutkan atau tidak," paparnya.

Manggar mengingatkan, Hak Interpelasi baru inisiasi dari beberapa anggota dewan. Lagipula, Interpelasi harus didaftarkan terlebih dahulu di Badan Musyawarah (Bamus), dibahas untuk menjadwalkannnya.

Bamus, katanya, bisa juga menolak untuk menjadwalkan. Namun, jika diterima, perkara itu harus diparipurnakan. Rapat paripurna bisa terlaksana bila dihadiri setengah dari anggota DPRD.

"Persyaratannya Interpelasi bisa lanjut, jika setengah menyetujui. Kalau itu sudah oke, baru Interpelasi Dewan. Kemarin itu baru inisiasi," ungkapnya.

Seperti diberitakan, wacana Hak Interpelasi program KJS akhirnya kandas di tengah jalan, setelah beberapa fraksi menarik mundur dari dukungannya. Tiga fraksi yang menyatakan mundur antara lain, Fraksi Partai Golkar, PPP, dan Hanura.
(stb)
Berita Terkait
Kenaikan Gaji Fantastis...
Kenaikan Gaji Fantastis DPRD DKI Disindir Warganet Ramai-Ramai
Pekan Depan Pimpinan...
Pekan Depan Pimpinan Definitif DPRD DKI Jakarta Diumumkan di Rapat Paripurna
Perumus Tatib DPRD DKI...
Perumus Tatib DPRD DKI 2024-2029 Terbentuk, Ketua Definitif Dibacakan saat Paripurna
Anak Politisi Dilantik...
Anak Politisi Dilantik Jadi Anggota DPRD Jakarta 2024-2029, Ini Nama-namanya
9 Fraksi di DPRD Jakarta...
9 Fraksi di DPRD Jakarta 2024-2029 Lengkap dengan Pimpinan dan Anggotanya
Tegaskan Tak Ada Kenaikan...
Tegaskan Tak Ada Kenaikan Gaji, Ketua DPRD DKI Sindir 1 Parpol Tak Miliki Etika
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
6 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
6 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
6 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
8 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
8 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
9 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved