Ahok : Penataan kampung butuh peran warga

Senin, 03 Juni 2013 - 16:59 WIB
Ahok : Penataan kampung...
Ahok : Penataan kampung butuh peran warga
A A A
Sindonews.com - Rencana Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan penataan kampung di Jakarta, menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama akan melewati banyak hal.

Menurut Ahok, nama panggilan Wakil Gubernur DKI, penataan kampung bisa dimulai setelah dilakukan proses negosiasi dengan warga yang memiliki keabsahan surat tanah.

Selain itu, penataan kampung yang dilakukan peletakan batu pertama di Tanah Tinggi, dan Petogogan karena kawasan kampung tersebut merupakan korban kebakaran.

"Jelasnya, penataan kampung harus negosiasi dengan warga. Kemarin, penataan kampung cepat, karena warga menjadi korban kebakaran," ujar Ahok, di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (3/6/2013).

Menurut mantan Bupati Belitung Timur ini, penataan kampung di Jakarta bisa terkendala lantaran banyaknya warga Jakarta yang menempati tanah negara (Pemprov DKI). Kata Ahok, klasifikasi penataan kampung akan dilakukan di atas tanah yang bersertifikat milik warga.

"Di Jakarta itu banyak rumah warga yang berdiri di atas tanah milik negara. Kalau seperti ini tidak mungkin ada penataan kampung. Makanya harus dicek dulu. Artinya yang bedah kampung harus sertifikat tanah milik mereka," paparnya.

Sebelumnya, selain sudah dilakukan peletakan batu pertama di daerah Tanah Tinggi, Jakarta Pusat dan Petogogan, Jakarta Selatan, Pemprov DKI Jakarta juga berniat akan melakukan penataan kampung di wilayah Cakung, Jakarta Timur.
(stb)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
6 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
6 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
6 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
8 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
8 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
9 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved