Ini nama korban luka bentrokan antar suku
Kamis, 30 Mei 2013 - 17:09 WIB
Ini nama korban luka bentrokan antar suku
A
A
A
Sindonews.com - Buntut tewasnya anggota DPRD Nduga Eke Bujangge, memicu bentrokan antar suku Nduga di Kabupaten Wamena, Papua. Belasan orang yang terluka sebagian besar karena tekena anak panah.
Berikut nama-nama korban bentrokan di Jalan Hawai, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura dari kelompok Kabupaten Nduga Bawah:
1. Nopinanus Kogoya (15 tahun, pelajar) mengalami luka panah dibagian paha kanan tembus
2. Wabuk Wenda (20) pelajar, luka panah di hidung.
3. Yus Wenda (17) pelajar, luka panah di paha kiri.
4. Ripen Wenda (17) pelajar, luka panah dilengan kiri.
5. Kilinus Jigibalon (25) luka panah di kaki kiri.
6. Boni Kogoya (24) luka panah di bagian perut bawah.
7. Niket Nirigi (17) pelajar, luka panah di mata kanan.
8. Yeroni Jigibalon (25) luka panah di kaki kiri.
9. Lukas Kiwo (35) PNS kabupaten Nduga luka panah di paha kanan.
10. Olemi Wenda (22) mahasiswa luka panah di lutut kanan.
11. Wedi Kogoya (21) luka panah dibetis kiri.
12. Kuminus Morib (22) luka panah di paha kanan.
13. Melemo mbue (24) luka panah dilutut kanan.
14. Ndua Jigibalon (22) pelajar luka panah dipaha kanan.
15. Embelak Gwijangge (45) luka panah panah dibagian leher (kritis).
16. Wanis Kogoya (19) pelajar, luka panah lutut kiri.
17. Nius Telenggeng (15) pelajar luka panah di bagian betis tembus.
18. Mayu Murib (30) luka panah dada kiri.
19. Indin Gwijangge (17) pelajar luka panah di dada.
20. Marthen Kogoya (25) luka panah disiku kanan.
21. Elly Wandikmo (40) luka panah didada kanan dan pinggang kanan.
22. Komelius Gwijangge (15) pelajar luka panah lutut kanan.
Sedangkan korban dari pihak Kabupaten Nduga Atas, yaitu Pinet Murib (50) yang terluka panah di lengan sebelah kiri.
Sementara itu, empat orang dikabarkan tewas. Mereka adalah Enemias Giwijangge dari Kabupaten Nduga Bawah dan Irapi Kogoya dari Kabupaten Nduga Atas. Sedangkan dua korban lagi belum diketahui identitasnya.
Berikut nama-nama korban bentrokan di Jalan Hawai, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura dari kelompok Kabupaten Nduga Bawah:
1. Nopinanus Kogoya (15 tahun, pelajar) mengalami luka panah dibagian paha kanan tembus
2. Wabuk Wenda (20) pelajar, luka panah di hidung.
3. Yus Wenda (17) pelajar, luka panah di paha kiri.
4. Ripen Wenda (17) pelajar, luka panah dilengan kiri.
5. Kilinus Jigibalon (25) luka panah di kaki kiri.
6. Boni Kogoya (24) luka panah di bagian perut bawah.
7. Niket Nirigi (17) pelajar, luka panah di mata kanan.
8. Yeroni Jigibalon (25) luka panah di kaki kiri.
9. Lukas Kiwo (35) PNS kabupaten Nduga luka panah di paha kanan.
10. Olemi Wenda (22) mahasiswa luka panah di lutut kanan.
11. Wedi Kogoya (21) luka panah dibetis kiri.
12. Kuminus Morib (22) luka panah di paha kanan.
13. Melemo mbue (24) luka panah dilutut kanan.
14. Ndua Jigibalon (22) pelajar luka panah dipaha kanan.
15. Embelak Gwijangge (45) luka panah panah dibagian leher (kritis).
16. Wanis Kogoya (19) pelajar, luka panah lutut kiri.
17. Nius Telenggeng (15) pelajar luka panah di bagian betis tembus.
18. Mayu Murib (30) luka panah dada kiri.
19. Indin Gwijangge (17) pelajar luka panah di dada.
20. Marthen Kogoya (25) luka panah disiku kanan.
21. Elly Wandikmo (40) luka panah didada kanan dan pinggang kanan.
22. Komelius Gwijangge (15) pelajar luka panah lutut kanan.
Sedangkan korban dari pihak Kabupaten Nduga Atas, yaitu Pinet Murib (50) yang terluka panah di lengan sebelah kiri.
Sementara itu, empat orang dikabarkan tewas. Mereka adalah Enemias Giwijangge dari Kabupaten Nduga Bawah dan Irapi Kogoya dari Kabupaten Nduga Atas. Sedangkan dua korban lagi belum diketahui identitasnya.
(ysw)