Dana BOS Rp100 Juta raib di Kantor Gubernur

Jum'at, 26 April 2013 - 15:03 WIB
Dana BOS Rp100 Juta...
Dana BOS Rp100 Juta raib di Kantor Gubernur
A A A
Sindonews.com - Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) milik SMPN 23 Makassar hilang digondol maling di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), di Jalan Urip Sumohardjo, Panakkukang.

Uang yang diperuntukkan honor bagi guru dan biaya kegiatan belajar mengajar tersebut, raib di dalam sadel motor Honda Vario DD 5624 JW milik bendahara Dana BOS SMPN 23, Muh Hamsyur Hamid (50).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Sindo, kasus ini bermula saat Hamsyur bersama Kasek SMPN 23, Basri Jarru, mencairkan dana BOS Rp100 juta di Kantor Bank Sulselbar Jalan Ratulangi.

Kemudian, keduanya berpisah di Jalan Urip Sumohardjo. Hamsyur menyetorkan slip gaji guru di Bank Sulselbar Cabang Kantor Gubernur, sedangkan Basri kembali ke rumahnya untuk melaksanakan salat jumat.

Hanya saja, usai menyetor slip gaji di Bank Sulselbar, sekira pukul 11.30 Wita, Hamsyur yang beralamat di Puri Taman Sari ini, tidak lagi mendapati uang tunai yang dibungkus menggunakan kantong berwarna coklat ini.

"Saya hanya dua menit di dalam bank, setelah keluar dan mengecek, uang itu tak ada lagi di dalam sadel motor," katanya saat ditemui di Mapolsekta Panakkukang, Jumat (26/4/2013).

Sementara itu, kondisi motor dan sadel motor korban tidak dalam keadaan rusak. Dia menduga, pelaku berhasil menggondol dana BOS setelah mengangkat paksa sadel kendaraannya.

Awalnya, dia memang sempat curiga terhadap dua orang yang berada di parkiran Bank Sulselbar. Hanya saja, karena menganggap nasabah bank, dia pun tidak mengihiraukannya.

Terpisah, Kasek SMPN 23 Basri Jarru yang dikonfirmasi, dana BOS tersebut merupakan pencairan yang dilakukan pada triwulan kedua tahun 2013 ini.

Sedianya, dana Rp100 juta ini akan digunakan untuk membayarkan gaji 60 guru dan honorer di sekolahnya yang terletak di Jalan Urip Sumohardjo, Tello Baru.

Selain itu, dana BOS ini juga untuk membiayai proses belajar mengajar ratusan siswanya.

"Kami serahkan sepenuhnya ke aparat kepolisian untuk mengusutnya pak," katanya secara terpisah.

Basri pun mengaku menyesalkan sikap Hamsyur yang tidak langsung kembali ke sekolahnya usai mencairkan dana BOS di Bank Sulselbar.

Kapolsekta Panakkukang Kompol Agung Kanigoro yang dikonfirmasi, masih melakukan penyelidikan dalam kasus ini. Jangan sampai, kata dia, kehilangan dana BOS tersebut direkayasa oleh korbannya.

"Kondisi motor kami tak temukan tanda-tanda kerusakan. Makanya kita dalami, apakah ini murni pencurian atau bukan," tandasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
5 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
5 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
5 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
5 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
7 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
9 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved