Ahok sebut JLNT bisa lanjut jika ada uangnya
Jum'at, 26 April 2013 - 12:52 WIB
Ahok sebut JLNT bisa lanjut jika ada uangnya
A
A
A
Sindonews.com - Untuk memutuskan lanjut atau tidaknya pembangunan proyek Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu- Tanah Abang, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan akan diputuskan jika tersedia anggarannya.
Mantan Bupati Belitung Timur yang biasa disapa Ahok itu mengatakan, pihaknya saat ini masih menunggu hasil audit BPK dan BPKB. Namun, hutang pengerjaan proyek yang dihentikan tersebut akan menjadi tanggung pemerintah daerah dan akan terkoneksikan dengan anggaran 2013.
"Iya, kita kan masih nunggu hasil dari BPK itu. Nanti bisa kita sambung dari anggaran 2013. Kalo ada duitnya, hari ini bisa kita lanjut," ujar Ahok, di Balaikota DKI, Jakarta, Jumat (26/4/2013)
Proyek pembangunan JLNT sebelumnya dihentikan pengerjaannya oleh Pemprov DKI lantaran proyek tersebut terdaftar dalam proyek multiyears atau proyek tahun jama yang harusnya selesai pada 2013 sekarang.
Pemprov DKI mengehentikan sementara proses pembangunan tersebut untuk dilakukan audit terlebih dahulu sebelum diputuskan akan ditanggung oleh Pemprov DKI dalam APBD perubahan.
Sementara itu, ada tiga paket dalam pengerjaan JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang, yaitu paket Casablanca, paket Prof Dr Satrio, dan paket Mas Mansyur. Di antara ketiga paket itu, masih ada satu paket yang masih dalam pengerjaan, yaitu paket Mas Mansyur. JLNT ini direncanakan akan selesai pada pertengahan tahun ini.
Mantan Bupati Belitung Timur yang biasa disapa Ahok itu mengatakan, pihaknya saat ini masih menunggu hasil audit BPK dan BPKB. Namun, hutang pengerjaan proyek yang dihentikan tersebut akan menjadi tanggung pemerintah daerah dan akan terkoneksikan dengan anggaran 2013.
"Iya, kita kan masih nunggu hasil dari BPK itu. Nanti bisa kita sambung dari anggaran 2013. Kalo ada duitnya, hari ini bisa kita lanjut," ujar Ahok, di Balaikota DKI, Jakarta, Jumat (26/4/2013)
Proyek pembangunan JLNT sebelumnya dihentikan pengerjaannya oleh Pemprov DKI lantaran proyek tersebut terdaftar dalam proyek multiyears atau proyek tahun jama yang harusnya selesai pada 2013 sekarang.
Pemprov DKI mengehentikan sementara proses pembangunan tersebut untuk dilakukan audit terlebih dahulu sebelum diputuskan akan ditanggung oleh Pemprov DKI dalam APBD perubahan.
Sementara itu, ada tiga paket dalam pengerjaan JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang, yaitu paket Casablanca, paket Prof Dr Satrio, dan paket Mas Mansyur. Di antara ketiga paket itu, masih ada satu paket yang masih dalam pengerjaan, yaitu paket Mas Mansyur. JLNT ini direncanakan akan selesai pada pertengahan tahun ini.
(rsa)