Demi anak, napi perempuan berjuang hidup di rutan

Kamis, 25 April 2013 - 15:53 WIB
Demi anak, napi perempuan...
Demi anak, napi perempuan berjuang hidup di rutan
A A A
HIDUP di balik jeruji rumah tahanan bukan berarti dikekang dalam ruangan dan tidak bisa melakukan aktivitas. Seperti dilakukan seorang wanita ibu rumah tangga asal Surabaya yang mampu menghidupi keluarganya meski hidup dari dalam rumah tahanan.

Wanita yang ditinggal cerai suaminya ini, mampu menghidupi ketiga anaknya dengan mengikuti produksi roti dan kue di dalam lingkungan rutan. Hasil kerja kerasnya tersebut dikirim tiap bulan kepada tiga anaknya untuk kebutuhan makan dan sekolah.

Hampir setiap hari, Susi (39) warga Dinoyo, Surabaya ini selalu aktif berkumpul bersama 10 rekannya sesama narapidana di ruang produksi roti dan kue yang berada di dalam komplek Rumah Tahanan Kelas I Surabaya di Medaeng Waru, Sidoarjo.

Dibimbing oleh seorang instruktur sebuah pabrik roti, ibu tiga anak yang masuk ke dalam rumah tahanan karena terlibat kasus narkoba ini setiap hari mengisi waktu dalam masa tahanan dalam rutan dengan aktif mengikuti proses produksi roti dan kue.

Mulai dari proses pembuatan hingga pembungkusan roti dia lakukan dengan penuh keikhlasan, sebagai langkah untuk mengatasi kejenuhan dalam menjalani masa tahanan didalam rutan.

Meski dibutuhkan ketelatenan dan tenaga yang cukup, wanita yang ditinggal cerai suaminya mengaku senang, bisa melakukan aktivitas pembuatan roti didalam rutan. Selain bisa menambah pengalaman, hasil dari penjualan roti ini bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan sekolah ketiga anaknya di rumah.

Diusia yang menginjak ke 39 tahun ini, Susi bercita-cita bisa memiliki sebuah pabrik roti jika kelak bebas dan keluar dari masa tahanan di dalam rumah tahanan medaeng.

"Cuma satu keinginan saya, ingin punya pabrik roti," tegas Susi warga Binaan Rutan Medaeng, Kamis (25/4/2013).

Kini Susi yang divonis satu tahun penjara oleh PN Surabaya karena terlibat kasus narkoba tinggal menunggu sisa masa tahanan sekira empat bulan. Meski didalam rumah tahanan Susi tidak merasa terkekang karena dihibur oleh aktivitasnya dalam memproduksi roti.
(ysw)
Berita Terkait
Dukung Program Merdeka...
Dukung Program Merdeka Belajar, OASE KIM Selenggarakan Lokakarya Membaca Nyaring di Mataram
Raih Emas, UIN Walisongo...
Raih Emas, UIN Walisongo Buktikan Diri Terbaik dalam Ilmu Astronomi
Jalur Commuterline Rangkasbitung...
Jalur Commuterline Rangkasbitung Punya Oase Penumpang Baru
Kejagung Dinilai Jadi...
Kejagung Dinilai Jadi Oase Baru Penegakan Hukum
Menag Yaqut: OASE Jadi...
Menag Yaqut: OASE Jadi Bukti Sarjana PTKI Kini Ahli Bidang Agama dan Sains
Raih 7 Emas, UIN Ar-Raniry...
Raih 7 Emas, UIN Ar-Raniry Banda Aceh Juara Umum OASE PTKI 2021
Berita Terkini
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
7 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved