Fenomena banyak mantan anggota DPR/DPRD daftar DPD

Selasa, 23 April 2013 - 03:01 WIB
Fenomena banyak mantan...
Fenomena banyak mantan anggota DPR/DPRD daftar DPD
A A A
Sindonews.com - Pengamat dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Dede Mariana mengatakan, sekarang ini terjadi fenomena baru banyak mantan anggota DPR dan DPRD mendaftar jadi calon anggota DPD dengan beragam motif.

Tak pelak, jika pada pendaftaran calon angota DPD ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Jawa Barat cukup banyak.

"Bisa motif pribadi dan lain-lain," ujar Dede, usai dialog "Ada Apa dengan DPD", di Bandung, Senin (22/4/2013).‬‬‪‪

Dede mengungkapkan betapa banyaknya masyarakat yang meminati menjadi anggota DPD. Padahal jumlah DPD di tiap provinsi hanya empat orang.‬‬‪‪ Berbeda dengan DPR yang pemilihannya berdasarkan daerah pemilihan (dapil).

Di sisi lain tugas DPD juga relatif lebih sedikit dari DPR. DPD hanya mengusulkan RUU yang berkaitan dengan daerah. Namun, pengesahan RUU sendiri ada di DPR RI.‬‬‪‪

Karena tugas dan fungsi DPD yang terbatas itulah, Dede mengusulkan amandemen UUD 45 tentang penguatan kewenangan anggota DPD.‬‬‪‪

Dede juga menyoroti tingginya ongkos menjadi anggota DPD, terutama jika calon tersebut tidak memiliki jaringan. Bahkan menjadi seorang anggota DPD jauh lebih mahal dari DPR RI.‬‬‪‪

Dede memperkirakan ongkos politik yang harus dikeluarkan oleh setiap calon anggota DPD bisa mencapai puluhan miliar rupuah.‬‬‪‪

Staf Ahli Gubernur Jabar ini menuturkan, ongkos untuk anggota DPR RI pada 2009 mencapai Rp70 juta, dan yang tertinggi bisa mencapai Rp15 miliar.

"DPD mungkin sampai Rp50 miliar kalau mengandalakan uang saja," ujarnya.

Bisa saja ongkos politik yang mahal itu dihindari, menurut Dede, caranya dengan memanfaatkan jaringan politik yang ada.

Tetapi jika tidak memiliki jaringan politik, diperlukan ongkos yang sangat besar untuk memelihara jaringan itu.

"Kalau mengandalkan duit ya mahal. Jadi bagi siapa pun yang mau mencalonkan jadi anggota DPD, jaringannya harus kuat," katanya.‬‬‪‪
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
2 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
2 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
4 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
5 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved