75 Siswa SMA 'menghilang'

Selasa, 16 April 2013 - 17:59 WIB
75 Siswa SMA menghilang
75 Siswa SMA 'menghilang'
A A A
Sindonews.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat mencatat pelaksanaan hari pertama UN 2013 di Kabupaten Lahat diwarnai dengan ketidakhadiran 75 siswa dari SMA/SMK/MA.

Seluruh peserta UN tersebut dinyatakan tidak mengikuti ujian tanpa keterangan yang jelas. Jumlah 75 siswa tersebut terdiri dari 48 siswa SMA, 28 siswa SMK dan 6 siswa MA (Madrasah Aliyah).

“Siswa yang tidak hadir UN di hari pertama kemarin, tidak ada keterangan apapun. Yang jelas, kita bisa tahu keterangannya mungkin dua hari lagi,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat A Cholil Mansyur, melalui Kasi Pembinaan dan Kurikulum SLTA, Sri Fauzi, Selasa (16/4/2013).

Bagi siswa yang tidak mengikuti UN kata dia, pihaknya akan memberikan keringanan dengan mengikutsertakan siswa tersebut dalam UN susulan.

“Tapi yang berhak mengikuti UN susulan ini adalah siswa yang sakit dengan disertai surat keterangan dari dokter, sehingga kita bisa memberikan keringanan bagi mereka. Akan tetapi, bagi siswa tanpa keterangan apapun tentunya harus bagaimana lagi, siswa tersebut tidak lulus, dan harus mengikuti ujian paket C yang akan dilaksanakan Juli mendatang,” paparnya.

Pada tahun ini, Jumlah peserta UN 2013 tingkat SMA/SMK/MA se Kabupaten Lahat diikuti 5.499 siswa, dengan rincian, peserta SMA berjumlah 3.660 siswa, SMK 1.557 siswa, dan peserta MA sebanyak 282 siswa. Direncanakan pelaksanaan pengumuman kelulusan tingkat SMA/SMK akan dilaksanakan pada 24 Mei mendatang.

Pada hari pertama UN, Bupati Lahat Saifudin Aswari Rivai berharap kepada seluruh siswa yang menempuh Ujian Nasional (UN) untuk tidak mempercayai lembaran bocoran soal soal ujian.

Menurutnya, proses pembelajaran serta mempelajari soal soal ditahun tahun sebelumnya merupakan kunci utama untuk bisa menyelesaikan semua soal yang diberikan pada 2013 ini.

“Kerjakan dengan baik, dan semoga semuanya lulus seratus persen. Bukannya mempercayai bocoran soal,” tegas Aswari.

Aswari menegaskan, tingkat kelulusan siswa di Kabupaten Lahat harus mampu menembus angka 99 persen. “Jauhkan keinginan untuk mencontek. Sebaiknya belajar serta meningkatkan kualitas pendidikan untuk fokus dengan pelajaran yang telah diberikan,” pungkasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Konser HS Hey Slank...
Konser HS Hey Slank Sambangi Bandung, Spirit Dukung Industri Kreatif
15 menit yang lalu
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
1 jam yang lalu
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
4 jam yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
5 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
7 jam yang lalu
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
8 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved