Komisi V DPR minta insiden Lion Air diinvestigasi

Minggu, 14 April 2013 - 10:12 WIB
Komisi V DPR minta insiden...
Komisi V DPR minta insiden Lion Air diinvestigasi
A A A
Sindonews.com - Sebuah insiden kecelakaan pesawat Lion Air yang gagal mendarat di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali dan nyemplung ke laut.

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Marwan Jafar, menyatakan sangat terkejut atas peristiwa tersebut. Pasalnya, lagi-lagi terjadi insiden dengan transportasi udara.

"Ini ada apa? Terus terang kita sedih, prihatin, benar-benar merasa terpukul. Kita malu sebagai bangsa," katanya dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (14/4/2013).

Dia meminta, jajaran pihak terkait terlebih dahulu harus mengevakuasi seluruh penumpang. Penumpang yang mengalami luka ringan maupun berat diutamakan mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat.

"Prosedur dan aturan hukumnya jelas sekali jika terjadi insiden pesawat udara. Dalam hal ini, seluruh penumpang sudah diasuransikan. Maka hak-hak para penumpang pun wajib dipenuhi oleh maskapai bersangkutan," tandas Ketua Fraksi PKB DPR ini.

Dia menambahkan, Komite Keselamatan Transportasi Nasional (KNKT) bersama otoritas terkait harus segera melakukan investigasi secara menyeluruh hingga terungkap pemicu insiden ini.

"Penyebab kecelakaan bermacam-macam, mulai dari kondisi pesawat, kerusakan alat navigasi, cuaca hingga human error. Ini harus diungkap secara detail dan terang benderang salah satunya analisa melalui black box, biar publik mengetahui dan tidak semakin antipati terhadap dunia penerbangan. Komisi V DPR RI yang salah satunya membidangi masalah transportasi juga berhak memanggil institusi dan maskapai terkait untuk meminta penjelasan atas insiden tersebut," terangnya.

Dia melanjutkan, terus berulangnya insiden transportasi di negeri ini mengindikasikan ada hal foundamental yang salah yang mesti diperbaiki. Dia khawatir, jika pemerintah selaku regulator penerbangan dan pihak terkait tidak melakukan upaya perbaikan yang sangat serius dan komprehensif, maka rakyatlah yang akan selalu menjadi korbannya.

"Saya mendesak Komisi V (DPR) untuk membentuk Panja Penerbangan," tegasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Korban Tewas Pesawat...
Korban Tewas Pesawat Air India Jadi 17, Termasuk Pilot dan Co Pilot
Pesawat Air India Expres...
Pesawat Air India Expres Terbelah Dua Saat Mendarat, 14 Tewas
Pesawat Pilatus Tergelincir...
Pesawat Pilatus Tergelincir di Lapangan Terbang Perintis Paniai Papua
Pesawat Militer yang...
Pesawat Militer yang Jatuh di Riau Jenis BAE Hawk 209
Pesawat SAM Air Tergelincir...
Pesawat SAM Air Tergelincir di Beoga Puncak Jaya Papua
Pesawat Sam.Air Tergelincir...
Pesawat Sam.Air Tergelincir di Bandara Beoga Papua
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
10 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
10 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
11 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
17 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
17 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
19 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved