Sebelum bunuh diri, seseorang memberikan sinyal

Kamis, 11 April 2013 - 10:44 WIB
Sebelum bunuh diri,...
Sebelum bunuh diri, seseorang memberikan sinyal
A A A
Sindonews.com - Guru Besar Keperawatan Jiwa dari Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) Budi Anna Keliat menjelaskan, tindakan bunuh diri disebabkan karena seseorang mengalami kondisi stres akut dan depresi.

Saat ini, sedang terjadi global depresi yang dikarenakan perubahan masalah. Pada kasus depresi, pelaku akan memberikan ciri sebelum melakukan tindak bunuh diri. Biasanya, dua minggu sebelumnya pelaku akan memberikan sinyal tersendiri. Dan sinyal ini yang seharusnya disadari oleh lingkungan sekitar sehingga tindak bunuh diri dapat dihindari.

"Cirinya seperti menurunnya semangat, mudah emosi, sedih berkepanjangan," kata Anna, kepada wartawan, di Depok, Kamis (11/4/2013).

Dari kondisi demikian, akan muncul tindakan impulsif dimana dia akan melakukan hal untuk melukai diri sendiri ataupun orang lain. Perilaku impulsif ini muncul karena adanya gangguan kejiawaan atau border line.

"Untuk itu mengapa sangat diperlukan pelayanan kesehatan jiwa. Sehingga tindakan seperti ini dapat dihindari," tukasnya.

Pada kasus yang menimpa Direktur PT Lintas Tenggara dapat dikategorikan bahwa dirinya adalah orang yang mengalami stres akut. Dia merasa sudah tidak ada lagi jalan keluar untuk menyelesaikan masalahnya.

"Jika dia tidak mengalami depresi sebelumnya dan belum pernah melakukan percobaan tindakan bunuh diri, bisa dipastikan dia mengalami stres akut hingga nekat melakukan tindak demikian," papar Anna.

Dia menjelaskan, pada kasus bunuh diri, pelaku sebelumnya sudah memberikan 'peringatan' bahwa dirinya berada dalam masalah dan memerlukan pertolongan. Namun, tidak dinyatakan secara gamblang dan hanya melalui sinyal tertentu.

"Misalnya merasa tak bersemangat atau merasa sedih berkepanjangan. Itu mencirikan dia memberikan sinyal bahwa dirinya memerlukan pertolongan," tukasnya.
(san)
Berita Terkait
Bom Bunuh Diri di Somalia...
Bom Bunuh Diri di Somalia Tewaskan 32 Orang
Rumah Lokasi Brigadir...
Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
Mengenal Kapsul Bunuh...
Mengenal Kapsul Bunuh Diri Sarco: Teknologi Kontroversial yang Menggemparkan Dunia
Ciri Orang Hampir Bunuh...
Ciri Orang Hampir Bunuh Diri, Begini Cara Mencegahnya
Minta Polisi Usut Tuntas...
Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Brigadir RAT, Kompolnas: Pastikan Bunuh Diri atau Tidak
Refleksi dari Kasus...
Refleksi dari Kasus Meninggalnya Siswa SD di NTT, Anak Tak Selalu Mampu Ungkap Perasaannya
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
5 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
5 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
6 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
6 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
8 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
9 jam yang lalu
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved