Banjir, sekolah dan kantor pemerintahan lumpuh

Rabu, 10 April 2013 - 15:09 WIB
Banjir, sekolah dan...
Banjir, sekolah dan kantor pemerintahan lumpuh
A A A
Sindonews.com - Jebolnya tanggul Sungai Wulan yang ada di Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah berimbas pada lumpuhnya aktivitas sekolah dan kantor pemerintahan.

Tanggul Sungai Wulan yang ada di belakang Polsek Mijen jebol pada Selasa 9 April 2013 sekira pukul 21.30 WIB. Namun hingga kini, ketinggian air yang merendam kawasan Kecamatan Mijen masih berkisar antara 1-2 meter.

Limpasang air sungai juga merendam kantor Koramil 05 Mijen, Koramil dan Polsek Mijen, Kantor BRI, Puskesmas Mijen, PAUD/TK, SD Negeri 2, PDAM Mijen, UPT Dikpora Mijen dan lain sebagainya.

Jumlah fasilitas publik yang aktivitasnya lumpuh lebih banyak lagi karena lokasinya ada yang berada di wilayah desa yang terendam banjir.

Camat Mijen, Sugiyarto mengatakan karena bangunan fasilitas publik terendam air, maka aktivitas pelayanan kepada masyarakat juga terhambat.

"Mau bagaimana lagi. Saat ini kita masih fokus dengan pengiriman bantuan kepada korban banjir. Di Desa Jleper ada sekitar 7.000 warga yang jadi korban banjir, belum di desa lainnya. Makanya kita fokus itu dulu," kata Sugiyarto, di Demak, Rabu (10/4/2013).

Kapolsek Mijen AKP Budi Harsono mengatakan pelayanan di instansi yang dipimpinnya juga terganggu. Pasalnya, selain kantor polsek terendam, sejumlah berkas dan dokumen juga raib karena tidak sempat diselamatkan.

"Semisal berkas surat menyurat banyak yang hilang terseret arus air. Tapi kalau benda-benda yang besar seperti CPU komputer, televisi atau telpon masih bisa diselamatkan," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang anggota Koramil 05 Mijen, Sertu Sudarno mengatakan kantor instansinya memang terendam banjir. Meski begitu, anggota Koramil 05 tetap beraktivitas seperti biasa. Bahkan anggota TNI itu juga ikut membantu baik saat distribusi bantuan maupun evakuasi korban.

"Kita juga ikut membantu mengeluarkan pasien yang dirawat di Puskesmas Mijen. Sebagian dilarikan ke puskesmas di wilayah Demak, namun ada juga yang dibawa ke puskesmas di wilayah Jepara," tandasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved