Ajak siswa berdialog, Jokowi bilang semua sodara
Rabu, 10 April 2013 - 14:33 WIB
Ajak siswa berdialog, Jokowi bilang semua sodara
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berdialog dengan ratusan pelajar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 27 Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Hal itu dilakukan untuk mencegah aksi tawuran antar pelajar di Jakarta.
Mantan Walikota Solo itu mengatakan, bahwa semua siswa diseluruh Jakarta itu bersaudara. Kata dia, persaudaraan itu di ikat karena persamaan kota, negara, dan bangsa. Jadi, menurut dia, jangan lagi terjadi tawuran antar pelajar.
"Saya ingin ingatkan anak-anak. Kita ini sodara semua, baik di SMK 27 dengan SMA dan SMK lain itu kita saudara, satu kota. Kota jakarta, negara, dan bangsa Indonesia. Kalau ada yang tawuran dan berkelahi ini apa?" tanya Jokowi, di SMK 27, Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (10/4/2013).
Selain itu, Jokowi menantang kepada tiga orang perwakilan siswa yang suka berkelahi di sekolah tersebut untuk maju. Jokowi menegaskan, tidak ada siswa pelajar yang tawuran. "Minta tiga orang dulu yang sering tawuran SMK mana sih, Enggak ada toh?" paparnya
Namun demikian, saat dialog, Jokowi meminta tiga perwakilan siswa yang sering berkelahi untuk maju kedepan. Namun, tidak disangka banyak dari siswa yang akhirnya maju menghadap dirinya.
"SMA Negeri 6 Alif, SMK 36 Akbar, lho kok banyak sekali. Saya kan minta tiga saja," terang Jokowi sambil tertawa.
Seperti diberitakan, tawuran antar pelajar sering terlihat di jalanan ibu kota. Tidak jarang, aksi tawuran yang melibatkan anak didik tersebut sering mamacetkan jalan.
Mantan Walikota Solo itu mengatakan, bahwa semua siswa diseluruh Jakarta itu bersaudara. Kata dia, persaudaraan itu di ikat karena persamaan kota, negara, dan bangsa. Jadi, menurut dia, jangan lagi terjadi tawuran antar pelajar.
"Saya ingin ingatkan anak-anak. Kita ini sodara semua, baik di SMK 27 dengan SMA dan SMK lain itu kita saudara, satu kota. Kota jakarta, negara, dan bangsa Indonesia. Kalau ada yang tawuran dan berkelahi ini apa?" tanya Jokowi, di SMK 27, Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (10/4/2013).
Selain itu, Jokowi menantang kepada tiga orang perwakilan siswa yang suka berkelahi di sekolah tersebut untuk maju. Jokowi menegaskan, tidak ada siswa pelajar yang tawuran. "Minta tiga orang dulu yang sering tawuran SMK mana sih, Enggak ada toh?" paparnya
Namun demikian, saat dialog, Jokowi meminta tiga perwakilan siswa yang sering berkelahi untuk maju kedepan. Namun, tidak disangka banyak dari siswa yang akhirnya maju menghadap dirinya.
"SMA Negeri 6 Alif, SMK 36 Akbar, lho kok banyak sekali. Saya kan minta tiga saja," terang Jokowi sambil tertawa.
Seperti diberitakan, tawuran antar pelajar sering terlihat di jalanan ibu kota. Tidak jarang, aksi tawuran yang melibatkan anak didik tersebut sering mamacetkan jalan.
(san)