Sidang pembunuhan polisi dihujani cacian

Senin, 08 April 2013 - 16:12 WIB
Sidang pembunuhan polisi...
Sidang pembunuhan polisi dihujani cacian
A A A
Sindonews.com - Sidang perdana perkara pembunuhan anggota Polsek Sananwetan, Kota Blitar Brigadir Inspektur Satu Prayoga Ardi Priyanto (25) diwarnai amarah pihak keluarga.

Selain melontarkan sumpah serapah dan cacian, pihak keluarga menuntut terdakwa Mohammad Muad alias Ustadz (30) warga Panjangjiwo, Surabaya untuk dihukum mati.

“Nyawa dibayar nyawa. Pelaku harus dihukum mati,“ teriak Rudianto ayah kandung Briptu Yoga di Pengadilan Negeri Blitar, Senin (8/4/2013) sore.

Untungnya, luapan amarah Rudi dengan Ninik Dwi Kurnini istrinya itu tidak sampai mengarah pada aksi main hakim sendiri.

Sejumlah petugas kepolisian setempat langsung mencegahnya. Sementara Muad, lelaki bertubuh kerempeng dengan baju tahanan Lapas Blitar itu terus menundukkan kepala.

Begitu juga saat duduk di kursi pesakitan dan jaksa penuntut umum mulai membacakan berkas dakwaanya, pembunuh bayaran yang keseharianya sebagai pengumpul barang bekas (rosok) itu terus menunduk.

Peristiwa pembunuhan yang terjadi dimalam pergantian tahun baru 2012 itu bermotif asmara cinta segitiga. Setelah tidak mampu memisahkan hubungan Briptu Yoga dengan Wati (seorang pemandu lagu) melalui cara supranatural, Muad diminta saksi Ruslan untuk menyudahi hidup Yoga.

Ruslan merupakan perwira polisi yang pernah menjabat sebagai Wakapolres Kota Blitar. Ia marah dan tidak bisa menerima kenyataan begitu mengetahui Yoga yang notabene anak buahnya menjalin hubungan dengan perempuan simpananya (Wati).

Dalam kasus pembunuhan sadis ini terdakwa dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana junto pasal 338, 354 dan 351 dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Sementara kuasa hukum terdakwa, yakni Sutomo SH dan Beni Wahyudi, SH kepada ketua majelis hakim mengatakan akan menjawab semua dakwaan JPU pada agenda eksepsi.

“Kita akan menjawab pada sidang pembacaan eksepsi mendatang,“ ujar Sutomo singkat.
(ysw)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
2 jam yang lalu
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
2 jam yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
5 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
5 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
6 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
8 jam yang lalu
Infografis
Gara-gara Senggolan...
Gara-gara Senggolan Motor, Polisi Tembak Paskibra di Semarang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved