Mau naik pangkat, guru dipungli

Senin, 01 April 2013 - 15:07 WIB
Mau naik pangkat, guru...
Mau naik pangkat, guru dipungli
A A A
Sindonews.com - Ironis, ditengah kesulitan guru sejumlah oknum memanfaatkan posisinya dalam menyetujui kenaikkan pangkat seorang guru. Setiap guru yang mau naik pangkat, harus menyetorkan sejumlah uang ke oknum tersebut.

Kondisi ini diakui Dinas Pendidikan Kabupaten Tana Toraja. Bahkan Kepala Disdik Tana Toraja sudah membuat surat tertulis agar dana yang sudah dikumpulkan dikembalikan.

Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) Aliansi masyarakat Toraja Anti Korupsi (Amtak) menengarai pengurusan daftar usulan kenaikan pangkat (Dupak) di kalangan guru di kabupaten Tana Toraja diwarnai pungutan liar.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) LSM Amtak, Daniel Bemba membeberkan, dari hasil investigasi LSM Amtak, pengusulan Dupak di Tana Toraja tahun 2010-2011 yang dilakukan oleh sebuah tim yang mengatasnakaman salah satu organisasi guru diduga tidak sesuai dengan prosedur.

Oknum guru yang akan mengurus usulan kenaikan pangkat melalui tim tersebut dimintai biaya antara Rp8 juta hingga Rp11 juta per orang.

Temuan Amtak lainnya, karya tulis ilmiah yang menjadi syarat untuk mendapatkan kenaikan pangkat direkayasa oleh oknum-oknum tertentu. Karya tulis yang diberikan kepada oknum guru yang mengurus Dupak merupakan karya tulis ilmiah orang lain.

“Banyak keganjilan dalam prosedur pengurusan Dupak yang dilakukan oleh sebuah tim yang mengatasnakaman salah satu organisasi guru. Selain memungut biaya, karya tulis ilmiah tidak dibuat oleh guru tetapi milik orang lain yang sudah direkayasa,” jelas Daniel, Senin (1/4/2013).

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Tana Toraja, Yohanis Titing dikonfirmasi SINDO membenarkan adanya indikasi bisnis yang dilakukan oknum-oknum tertentu dalam pengurusan Dupak di kalangan guru di kabupaten Tana Toraja.

Diakui Yohanis, beberapa waktu lalu Disdik Tana Toraja melaksanakan sosialisasi pembuatan karya tulis ilmiah di kalangan para guru untuk kepentingan pengurusan kenaikan pangkat.

Disdik Tana Toraja juga membentuk tim untuk membimbing dan mendampingi para guru yang akan membuat karya tulis ilmiah. Dalam pelaksanaannya di lapangan, ada oknum-oknum yang tergabung dalam tim tersebut menyalagunakan fungsi dan wewenangnya dengan memungut biaya dengan dalih biaya pengurusan Dupak

“Kami sudah mengeluarkan surat tertulis kepada tim agar uang yang dipungut dalam pengurusan Dupak dikembalikan kepada pemiliknya,” tandasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Deretan Tokoh Penerima...
Deretan Tokoh Penerima Pangkat Jenderal Kehormatan dan Bintang Sakti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved