Pengamanan saksi kasus Cebongan belum pasti

Senin, 27 Mei 2013 - 19:13 WIB
Pengamanan saksi kasus...
Pengamanan saksi kasus Cebongan belum pasti
A A A
Sindonews.com - Mendekati persidangan kasus penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta, Kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) DIY belum dapat memberikan kepastian bagaimana pola pengamanan bagi saksi.

Kepala Kanwil Kemenkumham DIY, Rusdianto belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut, untuk teknis pengamanannya. Sebab untuk masalah ini, masih menunggu hasil pemeriksaan dari oditur militer (Otmil) II-11 Yogyakarta, khususnya berkas mana saja yang memerlukan kehadiran saksi saat di persidangan nanti.

“Yang jelas, untuk kehadiran dan pengamanan saksi, kami sudah persiapkan,” ungkap Rusdianto, Senin (27/5/2013)

Rusdianto menjelaskan untuk pengamanan saksi sendiri sebenarnya sudah dikoordinasikan dengan lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK), Sabtu 25 Mei 2013 lalu.

Namun, karena hingga sekarang, belum ada kepastian berapa orang yang akan dipanggil sebagai saksi. Sehingga belum mengetahui, apakah nanti seluruhnya akan dijadikan saksi atau hanya sebagian.

“Yang jelas, 31 tahanan dan 12 petugas lembaga permasyarakatan (lapas) sudah dinyatakan siap jika dipanggil sewaktu-waktu memberikan kesaksian di pengadilan militer. Apalagi juga ada pendampingan psikogi,” paparnya.

Selain dengan menghadirkan saksi, untuk kasus tersebut juga ada gagasan mengenai teknis memberikan kesaksian dengan metode teleconference.

Hal itu ditempuh sebagai solusi jika para saksi tidak siap memberikan kesaksian di ruang sidang. Apalagi mereka bertemu langsung dengan 12 anggota Kopassus grup II, Kandang Menjangan yang menjadi tersangka dalam kasus penyerangan Lapas Cebongan, Sleman Sabtu 23 Maret 2013 lalu.
(ysw)
Berita Terkait
Demokrat Dukung Kemenkumham...
Demokrat Dukung Kemenkumham Evaluasi Total Infrastruktur dan Fasilitas Lapas
Anas Urbaningrum Tanggapi...
Anas Urbaningrum Tanggapi Isu Kudeta Demokrat dari Lapas Sukamiskin
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Cerita Sedih Angelina...
Cerita Sedih Angelina Sondakh, Tak Bisa Lagi Makan Pakai Sendok saat Lebaran
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Hari Ini Anas Urbaningrum...
Hari Ini Anas Urbaningrum Bebas dari Lapas Sukamiskin
Berita Terkini
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
34 menit yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
52 menit yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalteng Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
1 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
7 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
7 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
8 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved