Polri jangan takut ungkap insiden penyerangan Lapas Cebongan

Selasa, 26 Maret 2013 - 11:39 WIB
Polri jangan takut ungkap...
Polri jangan takut ungkap insiden penyerangan Lapas Cebongan
A A A
Sindonews.com - Polri diminta tidak takut menangkap para pelaku penyerangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, yang menewaskan empat tahanan titipan Polda DIY, beberapa waktu lalu.

"Polri tidak usah takut untuk ungkapkan si pelaku kalau itu menang sebuah kebenaran. Jangan ditutup-tutupi hasil penyidikan," desak anggota Kompolnas Hamidah Abdurahman dalam keterangan resminya, Selasa (26/3/2013).

Kompolnas, akan memberikan apresiasi terhadap upaya Polri untuk mengungkap siapa pelaku penyerangan Lapas Cebongan tersebut.

Dalam kasus ini, Kopolnas meyakini, Kabareskrim Komjen Sutarman akan turun langsung.

"Kompolnas berharap pengusutan kasus ini cepat selesai dan berhasil ungkap pelaku kejahatan tersebut apalagi sudah ditemukan beberapa bukti petunjuk awal," ujarnya.

Kabareskrim, lanjut dia, juga harus menjernihkan persoalan pemindahan tahanan dari Polda ke Lapas karena di sinyalir pemindahan tahanan ini yang kemudian terjadi penyerangan di Lapas.

Seperti diberitakan, pada Sabtu 23 Maret 2013 dini hari, belasan orang besenjata melakukan penyerangan ke Lapas Cebongan, Sleman.

Dalam aksi penyerangan tersebut, empat narapidana yang sebelumnya sudah diintai ditembaki hingga tewas di dalam Lapas.

Keempatnya adalah Yohanes Juan Manbait, Gameliel Yermiyanto Rohi Riwu, Adrianus Candra Galaja, dan Hendrik Benyamin Sahetapy Engel. Mereka merupakan tahanan titipan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang sebelumnya melakukan pembunuhan terhadap anggota TNI Sertu Santoso, di Hugos Cafe.
(lns)
Berita Terkait
Jabatan Apa pun yang...
Jabatan Apa pun yang Diemban, Milenial Harus Punya Integritas
Puasa di Tengah Pandemi...
Puasa di Tengah Pandemi Covid-19, Jaga Gizi Seimbang dan Berpikir Positif
iPhone Bakal Dibekali...
iPhone Bakal Dibekali Kamera Periskop di 2020
Menghadapi Ujian pada...
Menghadapi Ujian pada Hari Kemenangan
Bertahan di Tengah Pandemi,...
Bertahan di Tengah Pandemi, Pengusaha Dituntut Kreatif untuk Survive
New Normal, Kebutuhan...
New Normal, Kebutuhan Alat Olah Raga Baru Meningkat
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
3 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
3 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
5 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
5 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
5 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
5 jam yang lalu
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved