Jawara siap kawal implementasi KJS

Minggu, 24 Maret 2013 - 00:01 WIB
Jawara siap kawal implementasi...
Jawara siap kawal implementasi KJS
A A A
Sindonews.com - Keseriusan layanan kesehatan masyarakat di Ibu Kota masih dipertanyakan. Buktinya masih saja ada warga yang mendapat penolakan dari rumah sakit meskit elah menunjukan kartu jaminan kesehatan seperti Kartu Jakarta Sehat (KJS).

Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak Jaringan Swadaya Warga Jakarta Raya (Jawara) Fatonoah Suwandi mengatakan, berdasarkan pasal 28 H ayat 1 UUD 1945, setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Hak tersebut juga melekat dan dimiliki oleh warga yang berada dalam kondisi kekurangan (miskin) di Jakarta.

"Pasal 28 H ayat 1 UUD 1945 itu merupakan bagian kontrak politik antara negara dengan rakyat, dan juga moral inspiration bagi para decision maker di daerah dalam membuat kebijakan publik di bidang kesehatan terutama di Provinsi DKI Jakarta," ujar Fatonah Suwandi saat memberikan pembekalan Relawan Sosial Jawara di Jakarta, Sabtu (23/3/2013).

Disadari atau tidak, pelayanan kesehatan tidak sekadar bermakna sosial namun mengarah pada usaha komersialisasi. Di beberapa kasus, ada pasien yang "disandera" oleh penyedia jasa medis dengan alasan biaya pengobatan belum terbayar.

"Fenomena memprihatinkan lainnya adalah penolakan beberapa rumah sakit terhadap penggunaan kartu jaminan kesehatan seperti KJS, hal itu cukup memberikan bukti kepada masyarakat tentang pengabaian hak-hak dasar masyarakat di bidang kesehatan," terangnya.

Salah satu bukti ketidakseriusan layanan kesehatan di Ibu Kota seperti dialami oleh Ibu Sumarni, warga Jalan Utan Kayu Manis 1 Rt 012/01 Kelurahan Kayumanis Kecamatan Matraman tidak mendapat layanan maksimal untuk kesehatan. Sang ibu tersebut, telah mengidap tumor selama 10 tahun.

Kata Fatonah, demi mendapat layanan kesehatan, maka perlu adanya wadah untuk menjembatani.
(lns)
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
1 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
2 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
2 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
3 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
4 jam yang lalu
Infografis
Amerika Serikat Umumkan...
Amerika Serikat Umumkan Siap Perang dengan China!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved