Pembahasan amdal PLTA Karama hujan kritikan

Kamis, 21 Maret 2013 - 11:43 WIB
Pembahasan amdal PLTA...
Pembahasan amdal PLTA Karama hujan kritikan
A A A
Sindonews.com - Pemrakarsa atau penggagas Pembangunan PLTA Karama Sepang dan Karama Bone di Kecamatan Kalumpang, PT Vala Mestika Indonesia dihujani pertanyaan dan kritikan oleh para peserta pembahasan kerangka acuan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) di aula Kantor Bupati Mamuju.

Hampir semua SKPD menanyakan pelibatan mereka dalam pembangunan PLTA Karama yang difasilitasi oleh Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (BAPEDALDA) Kabupaten Mamuju.

Seorang pejabat Dinas Kehutanan dan Perkebunan Mamuju Muhammad Yani mengatakan, draf rencana pembangunan PLTA Karama yang telah disodorkan oleh pemrakarsa sama sekali tidak mencantumkan ataupun melibatkan Dinas Kehutanan.

Padahal, hampir 90 persen lahan yang akan menjadi areal pembangunan PLTA tersebut adalah kawasan hutan yang masih menjadi tupoksi dari Dinas Kehutanan.

Sementara Kepala Dinas Tata Ruang dan Kebersihan Mamuju, Luthfi Muis, mempertanyakan izin terkait pemanfaatan ruang di Kecamatan Bonehau. Disebutkan, proyek tersebut belum diterbitkan oleh instansinya.

Tim leader dari Puslitbang Lingkungan Hidup UNHAS sebagai lembaga yang digandeng PT Vala Mestika, Ali Hamzah, mengakui munculnya sejumlah pertanyaan dan kritikan dalam tahapan pembahasan kerangka acuan Amdal adalah suatu hal yang wajar.

Arena memang tahap ini merupakan pintu atau media awal antara masyarakat dan pemrakarsa untuk kemudian mencari titik temu antara keduanya.

"Tahap ini juga sekaligus titik tolak untuk memasuki tahap selanjutnya yakni survei lapangan, analisis dan pengajuan proposal. Kritikan dan saran yang masuk akan kami jadikan sebagai acuan ataupun bahan dalam melaksanakan tahapan selanjutnya. Kami juga akan melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat sebelum pembangunan itu mulai dilaksanakan," kata pakar hidrologi ini.

Sementara HRD dan GA PT Vala Mestika Indonesia Trisna Putra Jaya, mengungkapkan, pembangunan PLTA di Kecamatan Kalumpang Kabupaten Mamuju berada di dua titik namun dalam satu kawasan yang sama. Dia yakin pembangunan itu akan berjalan lancar.

"Sepanjang kami tidak keluar dari koridor perizinan yang dikeluarkan Bupati, kami akan lanjut terus," tegasnya.

Pembangunan PLTA ini akan menghasilkan sekitar 400 Mega Watt tenaga listrik. Masing-masing 150 Mega Watt untuk PLTA Karama Bone dan 250 Mega Watt untuk PLTA Karama Sepang. Dituturkan Trisna, konsep pembangunan ini sangat ramah lingkungan, tidak akan ada penenggelaman, apalagi relokasi.

PT Vala Mestika Indonesia hanya akan meminjam air dari sungai Karama, kemudian diproses dan dialirkan kembali ke sungai Karama. Pembangunan proyek ini ditaksir menelan biaya cukup besar. Trisna Jaya membandingkan, pembangunan PLTA dengan kapasitas 1 Mega Watt saja akan menelan anggaran 6-10 juta Dollar.

Sekedar diketahui, proyek ini berbeda dengan proyek yang difasilitasi oleh Pemprov Sulbar. Dengan investornya asal Cina, China Gezhouba Group Corporation (CGGC).
(rsa)
Berita Terkait
Kementerian LH Siapkan...
Kementerian LH Siapkan Sanksi Administrasi hingga Pidana untuk Pemda dan Perusahan
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Wamen LHK Dorong Antara...
Wamen LHK Dorong Antara Pemangku Kepentingan Kolaborasi Bangun Daerah
Upaya Mendukung Pemerintah...
Upaya Mendukung Pemerintah dalam Mencapai Net Zero Carbon
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
2 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Infografis
Laser Baru Israel Siap...
Laser Baru Israel Siap Menghentikan Hujan Roket dari Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved