Pembuatan e-KTP di OKI baru 218.935 lembar

Rabu, 20 Maret 2013 - 20:19 WIB
Pembuatan e-KTP di OKI...
Pembuatan e-KTP di OKI baru 218.935 lembar
A A A
Sindonews.com - Pembuatan KTP elektronik di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) belum memenuhi target. Karena hingga kini baru 218.935 warga yang membuat e-KTP. Semantara wajib e-KTP di OKI mencapai lebih dari 500 ribu jiwa lebih.

Kabid Pendistribusian e-KTP dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (dukcapil) OKI Rahman mengungkapkan, belum tercapainya target ini lantaran belum ada listrik yang tersalurkan secara baik di hampir seluruh Kecamatan.

Selain itu kendala lain adalah lokasi Desa yang jauh dengan kantor Kecamatan membuat masyarakat sungkan untuk melakukan perekaman e-KTP, terutama wilayah perairan.

”Ongkos dari Desa menuju Kecamatan di wilayah perairan memakan biaya hingga ratusan ribu rupiah, sementara warga tidak sabar untuk menunggu karena mereka harus mengejar speedboat yang harus dipesan dulu,” ujar Rahman ketika dihubungi, Rabu (20/3/2013).

Menurut Rahman dari data jumlah penduduk yang wajib e-KTP di Kabupaten OKI sebanyak 472.254 orang dari jumlah tersebut baru 50 persen yang terealisasi atau sebanyak 218.925 orang yang mendapatkan e-KTP dan langsung didistribusikan ke masing-masing kecamatan.

”Listrik sering rusaknya internet juga menjadi kendala kita dalam menyukseskan program e-KTP di OKI,” ungkapnya.

Pantauan SINDO, penyerapan e-KTP ini belum optimal bahkan salah satu warga desa Sungai Lumpur Rozak mengatakan bahwa dirinya bersama 10 orang rekannya pernah mau melakukan perekaman e-KTP kekantor Kecamatan, mereka mengaku berangkat dari rumah pukul 05.30 WIB dengan mencarter speedboat sebesar Rp600 ribu.

“Sesampinya di kantor camat kami kecewa, karena dikantor kecamatan listrik mati, sedangkan genset rusak, warga yang antre sudah banyak, bahkan petugas kecamatanpun tidak peduli, sementara kami harus pulang hari itu juga, karena speedboat yang kami sewa hanya untuk satu hari, kalau kami menginap tentu bayaran speedboathnya bertambah,” ujar Rozak.

Masyarakat perairan meminta kebijakan kepada pemerintah agar melakukan jemput bola, dengan cara melakukan perekaman e-KTP di desa, terutama Desa yang berjaraknya jauh dari kantor Kecamatan.

”Disis lain kami juga sangat membutuhkan e-KTP tersebut untuk dikemudian hari,” katanya.

Ditambahkan oleh sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan sipil OKI, Ridwan SH mengatakan pembuatan e-KTP untuk tahun 2013 tidak pernah dikenakan biaya atau masih gratis, karena belum ada dasar hukumnya atau Perda untuk melakukan penarikan biaya pembuatan e-KTP.

“Sampai saat ini pembuatan e-KTP di OKI tetap Gratis,” kata Ridwan.
(ysw)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Pembuatan KTP Elektronik...
Pembuatan KTP Elektronik di Rumah Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
Kemendagri Permudah...
Kemendagri Permudah Transgender Dapatkan e-KTP
Cara Membuat Watermark...
Cara Membuat Watermark Pada e-KTP
Berita Terkini
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
6 jam yang lalu
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
6 jam yang lalu
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
6 jam yang lalu
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
7 jam yang lalu
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved