Sengketa air Bantaeng-Bulukumba, Pemprov harus tengahi

Rabu, 20 Maret 2013 - 17:27 WIB
Sengketa air Bantaeng-Bulukumba,...
Sengketa air Bantaeng-Bulukumba, Pemprov harus tengahi
A A A
Sindonews.com - DPRD Sulawesi Selatan (sulsel) mendesak Pemerintah Provinsi Sulsel menjadi mediator dalam sengketa perebutan sumber air antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan Bulukumba.

Menurut seorang anggota DPRD Sulsel Mukhtar Tompo, posisi pemprov harus bisa menjadi mediator perselisihan tersebut. Pemprov harus bisa menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Pengelolaan air permukaan.

“Perda pengelolaan air permukaan ini sudah harus diterapkan, karena sudah ada Perdanya ini,” jelas Legislator Partai Hanura tersebut, Rabu (20/3/2013).

Sementara itu, Anggota DPRD Sulsel lainnya, Andi Sugiarty Mangun Karim, lebih melihat pada pola komunikasi. Menurut Sekretaris Komisi A tersebut, permasalahan yang terjadi selama ini adalah jalinan komunikasi yang kurang berjalan dengan baik.

“Harusnya, kedua Pemkab ini (Bantaeng- Bulukumba) melakukan dialog dan duduk bersama mencari solusinya. Bagaiamanapun, kedua kabupaten ini, ingin menyejahterakan rakyatnya,” jelas Sugiarty.

Mantan Ketua DPRD Bantaeng ini mengatakan, dialog tersebut juga harus melibatkan Pemprov Sulsel, sebagai fasilitator, sehingga persoalan itu tidak berlarut-larut, yang akan berdampak pada masyarakat kedua kabupaten itu sendiri.

Sekedar diketahui, persoalan air Sungai Bialo sudah berlangsug lama. Warga Bulukumba sendiri menolak pembagian air oleh Pemkab Bantaeng, karena menyebabkan kekeringan di wilayah mereka.

Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan, juga melarang pipa dari Sungai Bialo yang sementara dikerja Pemkab Bantaeng, melewati wilayah Bulukumba.

Pemkab Bantaeng sendiri sudah menggelontorkan anggaran sekira Rp5 miliar yang bersumber dari Kementerian Pertanian untuk pipanisasi, dengan pembagian air 70 persen untuk Bulukumba dan 30 persen untuk mengaliri sawah di Kabupaten Bantaeng.
(ysw)
Berita Terkait
Sengketa 4 Pulau Perbatasan...
Sengketa 4 Pulau Perbatasan Sumut-Aceh, Pemprov Sumut: Masuk Wilayah Kita
4 Langkah Penyelesaian...
4 Langkah Penyelesaian Sengketa Perbatasan Pulau Kawi-Kawia di Sultra dan Sulsel
Jepang Temukan 7.000...
Jepang Temukan 7.000 Pulau Baru
Kemendagri Ungkap 16...
Kemendagri Ungkap 16 Pulau Bersengketa di Trenggalek-Tulungagung, Berikut Daftar Pulaunya
Pemerintah Siapkan RUU...
Pemerintah Siapkan RUU Pemerintahan Aceh di Tengah Polemik 4 Pulau Masuk Sumut
Buka Peluang RUU Aceh-Sumut,...
Buka Peluang RUU Aceh-Sumut, DPR: Untuk Fiksasi 4 Pulau Masuk Wilayah Mana
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
55 menit yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
2 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
6 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved