Upah guru honorer di Jakarta ditanggung Pemprov DKI

Kamis, 14 Maret 2013 - 08:29 WIB
Upah guru honorer di...
Upah guru honorer di Jakarta ditanggung Pemprov DKI
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang mencari formula baru untuk sejahterakan kehidupan para guru honorer. Cara itu sedang digagas oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Wakilnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ahok menilai, tenaga pengajar honorer dibayar dengan sistem jam. Artinya, guru honorer menerima bayaran per jam saat mengajar. Bagi Ahok, hal itu nyata menjadi persoalan dunia pendidikan di Jakarta selama ini.

"Kita dorong, karena datang ngajar dibayar per jam. Disitu saja persoalan kita," ujar Ahok, di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu 13 Maret 2013.

Namun begitu, dia berharap guru honorer yang sudah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bersedia ditempatkan di sekolah swasta dan sekolah-sekolah yang terdapat siswa kurang mampu.

Saat ini, Pemprov DKI sedang mencari "rumus baru" untuk menempatkan para guru honorer tersebut. Rumus baru itu seperti penempatan guru honorer di sekolah-sekolah miskin, dan selanjutnya para guru honorer itu akan dibayar langsung oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Begitu diangkat jadi PNS tidak mau ditempatkan di swasta. Kita sedang cari rumus baru, sekolah miskin kita tempatkan honorer di situ. Kami yang bayar," terang Ahok.

Sementara itu, terkait kesejahteraan para guru honorer, pihak Pemprov DKI kini sudah mengkomunikasikan hal itu dengan Kementerian Pendidikan. Dia menilai, tugas mensejahterahkan guru selain menjadi kewajiban dan tanggung jawab Pemprov DKI, tugas itu juga menjadi tanggung jawab pemerintah pusat sebagai institusi yang paling berwenang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI hingga saat ini sedang menunaikan janjinya untuk memajukan dunia pendidikan, termasuk kesejahteraan bagi tenaga pengajar.

Untuk memajukan para pelajar, Pemprov DKI antara lain sudah menerapkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP). Lalu untuk tenaga pengajar, publik masih menunggu terobosan dari duet maut Jokowi-Ahok.
(san)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
40 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
43 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
43 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
56 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved