Pintu air rusak, Pemkab lepas tangan

Selasa, 05 Maret 2013 - 18:17 WIB
Pintu air rusak, Pemkab...
Pintu air rusak, Pemkab lepas tangan
A A A
Sindonews.com – Suplai air untuk sekitar 10.000 hektare lahan pertanian yang mengandalkan saluran irigasi (SI) Kalibawang dan Sapon, terancam terganggu. Karena pintu air di kedua saluran irigasi itu rusak.

Sementara, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kulonprogo mengaku kalau perbaikan kedua saluran irigasi tersebut bukan kewenangan mereka.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kulonprogo Bambang Tri mengatakan, pertanian Kulonprogo sangat bergantung suplai air dari saluran irigasi Kalibawang dan Sapon. Namun, suplai air akan terganggu karena banyak pintu air dari dua saluran primer itu rusak.

Saluran Kalibawang mengairi 7.250 hektare areal pertanian, sedangkan saluran Sapon mengairi 2.250 hektare pertanian.

“Kalau sekarang banyak pintu air yang rusak, maka suplai air akan tersendat. Itu akan mengganggu pertanian di Kulonprogo. Apalagi untuk saluran Kalibawang wilayahnya luas sampai ke Temon,” kata Bambang di kantornya, Selasa (5/3/2013).

Dia mengakui, hinggga kini kerusakan pintu air tersebut belum mengganggu pola pertanian di Kulonprogo. Namun jika dibiarkan terus menerus, lambat laun dampak negatif pasti akan timbul.

Karena itu, dia meminta Balai Besar Wilayah Serayu Serang Opak (BBWSSO) segera memperbaiki kerusakan tersebut.

Kepala Bidang Pengairan, Dinas Pekerjaan Umum Kulonprogo Eko Susanto mengatakan, di saluran Kalibawang terdapat 567 pintu air. Dari jumlah itu, 10 di antaranya merupakan pintu kayu dan 557 lainnya pintu besi. Sedikitnya 25 persen dari jumlah tersebut rusak dan harus segera diperbaiki.

Meski begitu, kata dia, pihaknya tidak dapat berbuat banyak. Sebab kedua saluran irigasi itu bukan kewenangan mereka. Sehingga, berbagai keluhan petani tidak dapat ditindaklanjuti sesegera mungkin.

“Kami hanya dapat menginformasikan saja keluhan itu. perbaikannya bukan kewenangan kami,” katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
45 menit yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
54 menit yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
4 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved