Kecewa, Jokowi cari pengganti PT Monorail
Jum'at, 01 Maret 2013 - 11:57 WIB
Kecewa, Jokowi cari pengganti PT Monorail
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat kecewa dengan PT Jakarta Monorail yang hingga kini belum menyerahkan dokumen pembangunan monorel yang diminta pemerintah. Jokowi pun berencana mengganti perusahaan lain yang lebih serius melanjutkan pembangunan monorel di Jakarta.
"Belum rampung, tapi sudah saya beri dateline. Tanggal sekian, kalau enggak, kita cari yang lain," kata Jokowi, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (1/2/2013).
Seperti di beritakan sebelumnya, PT Jakarta Monorail merupakan gabungan perusahaan yang berinfestasi untuk membangun dan mengoperasikan monorel tersebut. Namun, sebulan pasca perjanjian dan penandatangan kesepakatan antara keduanya, PT Jakarta monorel belum juga menyerahkan dokumen perusahaan mana saja yang tergabung di dalamnya.
Jokowi mengaku sudah mendengar mengenai keterlambatan para investor tersebut menyerahkan dokumen. Kata Jokowi, keterlambatan itu disebabkan karena PT Jakarta monorail berganti partner. Dia menambahkan, pergantian partner pasti membutuhkan waktu lama untuk mengurusnya.
"Mereka kan ganti partner, pertama ganti partner dan menyelesaikan partner lama kan butuh waktu. Sudah saya berikan waktu untuk segera merampungkan dokumen-dokumen yang ada. Kan dua dokumen," pungkasnya.
Monorel adalah program unggulan yang dicanangkan duet Jokowi-Ahok untuk menambah tranportasi umum. Jokowi mengklaim, dengan kehadiran monorel itu, setidaknya bisa mengurai kemacetan yang terjadi di Jakarta hampir setiap hari.
"Ya, kita melanjutkan dari yang udah ada sebelumnya. Harus bisa ngurangi kemacetan dong," ujarnya.
"Belum rampung, tapi sudah saya beri dateline. Tanggal sekian, kalau enggak, kita cari yang lain," kata Jokowi, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (1/2/2013).
Seperti di beritakan sebelumnya, PT Jakarta Monorail merupakan gabungan perusahaan yang berinfestasi untuk membangun dan mengoperasikan monorel tersebut. Namun, sebulan pasca perjanjian dan penandatangan kesepakatan antara keduanya, PT Jakarta monorel belum juga menyerahkan dokumen perusahaan mana saja yang tergabung di dalamnya.
Jokowi mengaku sudah mendengar mengenai keterlambatan para investor tersebut menyerahkan dokumen. Kata Jokowi, keterlambatan itu disebabkan karena PT Jakarta monorail berganti partner. Dia menambahkan, pergantian partner pasti membutuhkan waktu lama untuk mengurusnya.
"Mereka kan ganti partner, pertama ganti partner dan menyelesaikan partner lama kan butuh waktu. Sudah saya berikan waktu untuk segera merampungkan dokumen-dokumen yang ada. Kan dua dokumen," pungkasnya.
Monorel adalah program unggulan yang dicanangkan duet Jokowi-Ahok untuk menambah tranportasi umum. Jokowi mengklaim, dengan kehadiran monorel itu, setidaknya bisa mengurai kemacetan yang terjadi di Jakarta hampir setiap hari.
"Ya, kita melanjutkan dari yang udah ada sebelumnya. Harus bisa ngurangi kemacetan dong," ujarnya.
(san)