Anggaran visum korban kekerasan anak dihapus

Senin, 25 Februari 2013 - 16:29 WIB
Anggaran visum korban...
Anggaran visum korban kekerasan anak dihapus
A A A
Sindonews.com - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) meniadakan anggaran untuk visum bagi anak yang menjadi korban kekerasan dan juga tes DNA bagi korban pemerkosaan.

Hal tersebut terungkan dalam rapat finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Sistem Perlindungan Anak di DPRD Sulsel. Menurut Kepala Bidang Kualitas Hidup Perlindungan Perempuan, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pemprov Sulsel Nur Anti, hal tersebut mulai berlaku dtahun 2013 ini.

“Kami sudah mendapatkan pemberitahuan dari Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polda, anggaran untuk kedua item tersebut tidak ada,” jelas Nur Anti, Senin (25/2/2013).

Sehingga, pihaknya berencana akan mengkaji kembali mengenai penganggaran kedua item tersebut. Namun, menurut tenaga ahli Ranperda Perlindungan anak Lauddin Marsuni, anggaran tersebut merupakan anggaran milik penegak hukum vertikal (Polisi, Kejaksaan).

Namun, bukan berarti dirinya menolak agar Pemprov Sulsel dibebankan penganggaran kedua item tersebut, melainkan harus melalui mekanisme.

“Dalam hal ini, pemerintah daerah sebagai penyelenggara, dan kepolisian adalah instansi vertikal maka anggarannya dari pusat. Tetapi pemerintah daerah bias saja mendukung pengaggaran,” jelas Lauddin.

Dukungan penganggaran tersebut, lanjut Lauddin, bukan menjadi kewajiban bagi Pemprov, dan tergantung kemampuan keuangan daerah.

Lebih lanjut guru besar Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar tersebut mengatakan Ranperda sistem perlindungan anak tersebut untuk melakukan antisipasi atau intervensi primer, sekunder, dan tersier untuk diperdakan dan Pergub.

Hal itu dimasksud menjadikan generasi muda menjadi lebih baik. Hal paling utama, adalah menekan angka kriminal yang melibatkan anak-anak.
(rsa)
Berita Terkait
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Survei Kemen PPPA: Jumlah...
Survei Kemen PPPA: Jumlah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurun
Ketua RPA Perindo: Jangan...
Ketua RPA Perindo: Jangan Sungkan Lapor, Pendampingan Kami Gratis!
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Serius Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Kampanye 16 Hari Anti...
Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Pemkot Depok Minta Warga...
Pemkot Depok Minta Warga Tak Takut Laporkan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak via Hotline
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
3 jam yang lalu
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved