Jokowi akan tambah fasilitas RS di Jakarta
Selasa, 19 Februari 2013 - 16:24 WIB
Jokowi akan tambah fasilitas RS di Jakarta
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengakui, bahwa banyak fasilitas rumah sakit di Jakarta yang masih sangat kurang dan harus ditambah. Tewasnya bayi kembar Dera Nur Anggraini menjadi pemicu dipercepatnya kelengkapan itu.
"Kan ada 70 persen yang masuk (RS). Berarti kartu sehat itu dibutuhkan masyarakat. Memang rumah sakit dan puskesmas belum memadai dan daya dukungnya belum masuk ke situ," ujar Jokowi di Jakarta, Selasa (19/2/2013).
Ditambahkan dia, sejak KJS diterbitkan sudah ada peninjauan matang soal pelayanan dengan kartu tersebut. Namun lonjakan 70 persen pasien membuat rumah sakit kewalahan melayani jumlah pasien.
Dia melanjutkan, banyak fasilitas rumah sakit yang masih kurang, dan akan segera dibenahi dengan pembangunan dan penyediaan berbagai ruang dan peralatan yang masih kurang.
"NICU kurang, ICU kurang, kamar kurang, ruangan kurang. Ya, nanti ditambah secepatnya," tutur Jokowi.
"Kan ada 70 persen yang masuk (RS). Berarti kartu sehat itu dibutuhkan masyarakat. Memang rumah sakit dan puskesmas belum memadai dan daya dukungnya belum masuk ke situ," ujar Jokowi di Jakarta, Selasa (19/2/2013).
Ditambahkan dia, sejak KJS diterbitkan sudah ada peninjauan matang soal pelayanan dengan kartu tersebut. Namun lonjakan 70 persen pasien membuat rumah sakit kewalahan melayani jumlah pasien.
Dia melanjutkan, banyak fasilitas rumah sakit yang masih kurang, dan akan segera dibenahi dengan pembangunan dan penyediaan berbagai ruang dan peralatan yang masih kurang.
"NICU kurang, ICU kurang, kamar kurang, ruangan kurang. Ya, nanti ditambah secepatnya," tutur Jokowi.
(san)