Pasca banjir, sampah di Bekasi naik 50 ton sehari

Rabu, 23 Januari 2013 - 16:41 WIB
Pasca banjir, sampah...
Pasca banjir, sampah di Bekasi naik 50 ton sehari
A A A
Sindonews.com - Banjir besar yang melanda kawasan Bekasi beberapa hari lalu, mengakibatkan produksi sampah di kota industri ini meningkat hingga 50 ton sehari. Seluruh sampah-sampah itu datang dari aliran Kali Bekasi dan meluap ke dataran.

Dalam waktu sepekan, Kota Bekasi menerima tampungan sampah sebesar 1.550 ton dalam sehari. Biasanya, volume sampah penduduk Kota Bekasi normalnya hanya sebanyak 1.400 ton dalam seharinya.

Kepala Dinas Kebersihan Kota Bekasi Junaedi mengatakan, sampah yang datang bukan berasal dari sampah rumahan. Melainkan dari aliran Kali Bekasi. Sampah yang menyumbat bendungan juga ditarik untuk dibuang ke TPA Sumur Batu. ”Selain yang ada di bendungan, sampah-sampah juga ikut tercecer ke lingkungan warga,” paparnya, di Bekasi, Rabu (23/1/2013).

Dia menambahkan, belum diketahui penyebab banyaknya tumpukan sampah di bantaran Kali Bekasi. Apakah mengalir dari aliran Kali Cikeas atau memang dari warga Kota Bekasi sendiri. ”Kami masih mencari tahu sumber-sumber sampah yang terbawa arus Kali Bekasi,” imbuhnya.

Untuk mengatasi pembuangan seluruh sampah tersebut, pihaknya sudah mengerahkan sebanyak 112 unit kendaraan truk angkutan sampah. Hanya saja, realiasasinya tinggal 96 unit kendaraan yang masih beroperasi. ”Kondisi truk hanya 96-an yang bisa beroperasi. Sisanya dalam kondisi rusak,” jelasnya.

Junaedi menambahkan, volume sampah akan terus bertambah jika seluruh kawasan banjir sudah mulai surut. Pasalnya, sampai sekarang hanya sebagian saja daerah yang sudah mulai pulih setelah terendam banjir.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, ada tiga kecamatan yang paling parah dilanda banjir. Ketiga kecamatan tersebut adalah Bekasi Timur, Bekasi Selatan, dan Pondok Gede.

Penyebabnya adalah ketiga daerah ini merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS). Belum selesainya pembangunan siphon (saluran air di dalam kali) yang berada di Kali Bekasi juga membuat air tidak bisa mengalir secara sempurna.

”Air di Kali Bekasi penuh, pompa sudah berfungsi, dan siphon juga penuh. Lantas airnya penuh,” kata pria yang akrab sapa Pepen ini.
(san)
Berita Terkait
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
4.262 Warga Terdampak...
4.262 Warga Terdampak Banjir di Dua Desa Kabupaten Bekasi
Banjir 1 Meter Rendam...
Banjir 1 Meter Rendam Perumahan Jatibening Permai Bekasi
Kawasan Pertokoan Grand...
Kawasan Pertokoan Grand Galaxy Park Bekasi Terendam Banjir
Banjir Meluas di Jabodetabek,...
Banjir Meluas di Jabodetabek, Relawan Kerahkan Ambulan dan Perahu Karet Evakuasi Korban
Puluhan Mobil Terendam...
Puluhan Mobil Terendam Banjir di Kawasan Pertokoan Galaxy Park Bekasi
Berita Terkini
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
32 menit yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
1 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
2 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
3 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
4 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
4 jam yang lalu
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved