Pukul 16.00 WIB, air di Manggarai capai 940 cm
Selasa, 15 Januari 2013 - 14:08 WIB
Pukul 16.00 WIB, air di Manggarai capai 940 cm
A
A
A
Sindonews.com - Penjaga Pintu Air Manggarai Pardjono meminta kepada warga Jakarta yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung untuk terus waspada akan datangnya banjir kiriman dari Bogor. Karena, hingga saat ini ketinggian air di Manggari telah mencapai 800 centimeter.
"Kemungkinan besar jam 16.00 WIB, ketinggian air akan mencapai 940 centimeter. Karena Kutulampa masuk siaga I," ujar Pardjono, Penjaga Pintu Air Manggarai, Selasa (15/11/2013).
Lebih jauh, dia mengimbau kepada warga Jakarta yang tinggal di bantaran kali untuk segera berkemas dan mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. Karena banjir di Jakarta akan segera datang.
"Kita imbau masyarakat agar waspada, dan mengefakuasi diri bila terjadi banjir karena kemungkinan banjir akan terjadi, karena debit air cukup tinggi," katanya.
Keterangan Penjaga Pintu Air Manggarai, berbeda dengan keterangan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. Dia mengatakan, ketinggian air di Katulampa Bogor mencapai titik tertinggi pada pukul 07.45 WIB mencapai 210 centimeter.
"Daerah yang berpotensi terkena banjir yakni di daerah sekitar bantaran Sungai Ciliwung: Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus/Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, dan Kampung Melayu," kata Sutopo.
Dia melanjutkan, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta telah mengetahui situasi ini dan sudah meminta para wali kota dan sembilan Kepala SKPD di DKI Jakarta agar meningkatkan kesiapsiagaannya terkait Siaga I untuk memantau dan merespon banjir di Jakarta.
Berikut lokasi rawan banjir di Jakarta:
Jakarta Timur: Kelurahan Cililitan, Cawang, Bidara Cina, Kampung Melayu, Kebon Manggis.
Jakarta Selatan: Kelurahan Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Kebon Baru, Bukit Duri.
Jakarta Pusat: Kelurahan Cikini, Petamburan, Cideng.
Jakarta Barat: Kelurahan Duri Kosambi, Rawa Buaya, Kedoya Utara, Cengkareng.
"Kemungkinan besar jam 16.00 WIB, ketinggian air akan mencapai 940 centimeter. Karena Kutulampa masuk siaga I," ujar Pardjono, Penjaga Pintu Air Manggarai, Selasa (15/11/2013).
Lebih jauh, dia mengimbau kepada warga Jakarta yang tinggal di bantaran kali untuk segera berkemas dan mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. Karena banjir di Jakarta akan segera datang.
"Kita imbau masyarakat agar waspada, dan mengefakuasi diri bila terjadi banjir karena kemungkinan banjir akan terjadi, karena debit air cukup tinggi," katanya.
Keterangan Penjaga Pintu Air Manggarai, berbeda dengan keterangan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. Dia mengatakan, ketinggian air di Katulampa Bogor mencapai titik tertinggi pada pukul 07.45 WIB mencapai 210 centimeter.
"Daerah yang berpotensi terkena banjir yakni di daerah sekitar bantaran Sungai Ciliwung: Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus/Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, dan Kampung Melayu," kata Sutopo.
Dia melanjutkan, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta telah mengetahui situasi ini dan sudah meminta para wali kota dan sembilan Kepala SKPD di DKI Jakarta agar meningkatkan kesiapsiagaannya terkait Siaga I untuk memantau dan merespon banjir di Jakarta.
Berikut lokasi rawan banjir di Jakarta:
Jakarta Timur: Kelurahan Cililitan, Cawang, Bidara Cina, Kampung Melayu, Kebon Manggis.
Jakarta Selatan: Kelurahan Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Kebon Baru, Bukit Duri.
Jakarta Pusat: Kelurahan Cikini, Petamburan, Cideng.
Jakarta Barat: Kelurahan Duri Kosambi, Rawa Buaya, Kedoya Utara, Cengkareng.
(san)