Penderita TB di Lahat menurun

Sabtu, 12 Januari 2013 - 21:05 WIB
Penderita TB di Lahat...
Penderita TB di Lahat menurun
A A A
Sindonews.com – Hasil evaluasi yang didapat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lahat, penderita Tubercolosis (TB) terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

Pada 2012 lalu, Dinkes menemukan 133 kasus. Sedangkan penderita TB BTA negatif rontgen positif ada 361 orang, dengan jumlah seluruh penderita yang diobati tercatat 494 orang.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Dinkes Lahat Ponco Wibowo mengatakan, sejak angka penderita TB pada 2009 terjadi peningkatan penemuan kasus baru TB BTA positif, jika dibandingkan 2010, tetapi 2011 ada penurunan dan pada 2012 terjadi penurunan penemuan kasus baru TB dibandingkan pada periode sama tahun sebelumnya.

Ponco menjelaskan, program penanggulangan TB di Kabupaten Lahat sendiri, pada 2009 terdapat 550 kasus penderita TB BTA positif, akan tetapi hanya menemukan 260 kasus dengan penderita yang diobati sebanyak 665 orang.
Pada 2010, ditemukan 286 kasus baru TB dengan penderita TB BTA negatif rontgen positif sebanyak 429 orang, pasien TB ekstra paru ada dua orang, dengan jumlah seluruh yang tela diobati mencapai 717 orang.

Selanjutnya, sambung dia, untuk 2011 sendiri program ini menemukan 176 kasus, penderita TB ektra paru hanya satu orang, dengan jumlah ditanggani 559 pasien. Dengan angka kesembuhan sudah diatas 85 persen.
Menurut Ponco, sekitar 75 persen pasien yang menderita TB menyerang kelompok usia paling produktif secara ekonomis antara 15-50 tahun.

“Diperkirakan seorang pasien TB dewasa akan kehilangan rata-rata waktu kerjanya 3-4 bulan, hal tersebut berakibat pada kehilangan pendapatan tahunan rumah tangga sekitar 20-30 persen, jika meninggal menyentuh angka 15 tahun,” katanya, Sabtu (12/1/2013).

Untuk secara keseluruhan, Indonesia merupakan Negara pertama diantara negara-negara dengan beban TB yang tinggi di wilayah Asia Tenggara yang berhasil mencapai target global untuk TB. Dimana, 2006 tercatat 70 persen penemuan kasus baru TB BTA positif dan 85 persen kesembuhan.
“Pada 2010 capaian CDR Indonesia 77,3 persen, terjadi peningkatan kasus yang signifikan jika dibandinkan dengan 2009 yakni, 73,1 persen, tentunya hal ini ada kenaikan 4,2 persen,” katanya.

Sementara itu, Kadinkes Lahat Muzakir menjelaskan, intensitas warga yang terserang TB bisa terus meningkat terlebih meningkatnya arus lalu lintas di ruas jalinsum serta tidak diimbangi dengan kualitas kebersihan menjadi faktor terjadinya penyakit tersebut.

Menurutnya, faktor debu yang mengganggu pernapasan tersebut sangat berbahaya bagi anak-anak khususnya umur 1-5 tahun. Diusia tersebut, anak-anak membutuhkan udara bersih yang berguna bagi paru mereka.

“Jadi, jika diusia muda mereka telah tercemar udara kotor, bukan tidak mungkin penyakit lain, seperti TBC bisa hinggap ke mereka,” katanya.
(ysw)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
25 menit yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalteng Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
42 menit yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
7 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
7 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
7 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved