Dewan melunak, belanja modal disepakati 24 persen
Jum'at, 11 Januari 2013 - 17:06 WIB
Dewan melunak, belanja modal disepakati 24 persen
A
A
A
Sindonews.com - Anggaran Belanja Modal dalam APBD 2013 akhirnya disepakati sebesar 24 persen. Hal ini setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo dan Tim Anggaran (Timgar) Pemkab Sidoarjo menggelar rapat hari ini.
Penentuan anggaran belanja modal 24 persen itu sebelumnya sudah diputuskan dalam rapat internal Banggar Dewan, beberapa hari lalu.
"Setelah Banggar menyepakati belanja modal 24 persen, kemudian ditawarkan ke Timgar," ujar anggota Banggar Habibul Muis di Gedung DPRD Sidoarjo, Jumat (11/1/2013).
Habibul Muis menambahkan, dalam rapat dengan Timgar langsung menyetujui besaran belanja modal yang disampaikan. Sedangkan untuk memenuhi belanja modal sampai 29 persen, akan ditambah saat Perubahan APBD 2013.
Politisi asal PKS itu menambahkan, jika dalam rapat itu Ketua Timgar Vino Rudi Muntiawan akan mengupayakan agar sisanya 5 persen
Jika ada kenaikan besaran anggaran Belanja Modal dari 18 persen menjadi 24 persen, akan ada pengeprasan anggaran belanja barang dan saja di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
"Untuk memenuhi anggaran belanja modal 24 persen, kita masih menunggu rincian dari Timgar. Anggaran apa saja yang dikepras, belanja modal mana yang ditambahkan," terang Habibul Muis.
Sekedar diketahui, pembahasan ulang RAPBD 2013 itu setelah sebelumnya Fraksi-fraksi di DPRD Sidoarjo meminta revisi terhadap draft yang sudah dibahas. Sedangkan dari Pemkab Sidoarjo tetap ngotot draft RAPBD 2013 sudah sesuai.
Adanya tarik ulur inilah yang kemudian dewan minta agar Belanja Modal harus mencapai 29 persen dari anggaran di APBD. Padahal, saat draft RAPBD 2013 dibahas antara Banggar dan Timgar Belanja Modal baru mencapai 18 persen atau Rp 434 miliar dari total APBD sebesar Rp 2,3 triliun.
Penentuan anggaran belanja modal 24 persen itu sebelumnya sudah diputuskan dalam rapat internal Banggar Dewan, beberapa hari lalu.
"Setelah Banggar menyepakati belanja modal 24 persen, kemudian ditawarkan ke Timgar," ujar anggota Banggar Habibul Muis di Gedung DPRD Sidoarjo, Jumat (11/1/2013).
Habibul Muis menambahkan, dalam rapat dengan Timgar langsung menyetujui besaran belanja modal yang disampaikan. Sedangkan untuk memenuhi belanja modal sampai 29 persen, akan ditambah saat Perubahan APBD 2013.
Politisi asal PKS itu menambahkan, jika dalam rapat itu Ketua Timgar Vino Rudi Muntiawan akan mengupayakan agar sisanya 5 persen
Jika ada kenaikan besaran anggaran Belanja Modal dari 18 persen menjadi 24 persen, akan ada pengeprasan anggaran belanja barang dan saja di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
"Untuk memenuhi anggaran belanja modal 24 persen, kita masih menunggu rincian dari Timgar. Anggaran apa saja yang dikepras, belanja modal mana yang ditambahkan," terang Habibul Muis.
Sekedar diketahui, pembahasan ulang RAPBD 2013 itu setelah sebelumnya Fraksi-fraksi di DPRD Sidoarjo meminta revisi terhadap draft yang sudah dibahas. Sedangkan dari Pemkab Sidoarjo tetap ngotot draft RAPBD 2013 sudah sesuai.
Adanya tarik ulur inilah yang kemudian dewan minta agar Belanja Modal harus mencapai 29 persen dari anggaran di APBD. Padahal, saat draft RAPBD 2013 dibahas antara Banggar dan Timgar Belanja Modal baru mencapai 18 persen atau Rp 434 miliar dari total APBD sebesar Rp 2,3 triliun.
(ysw)