Volume sampah kota bikin gerah

Selasa, 08 Januari 2013 - 08:59 WIB
Volume sampah kota bikin...
Volume sampah kota bikin gerah
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kota Tegal merasa gerah dengan keberadaan sampah yang ada di wilayahnya. Karena itulah mereka berupaya mencari solusi sampah yakni dengan menyiapkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

TPST akan mengolah sampah dari limbah rumah tangga atau sampah lain baik organik atau bukan organik. Hasil dari TPST yakni pupuk kompos dan sejenisnya. Sehingga bisa digunakan untuk mengolah tanaman maupun produk daur ulang sampah lainnya.

Wali Kota Tegal Ikmal Jaya di sela-sela pantauannya di TPST Randugunting menyampaikan, pemerintah setempat saat ini telah mendirikan tiga unit TPST yakni di Kelurahan Kejambon, Randugunting, dan Kraton pada 2013. Harapannya, seluruh kelurahan di kota ini mempunyai TPST sendiri-sendiri.

Mengingat sampah menjadi ancaman serius kota yang mendesak untuk segera tertangani. "Dengan adanya TPST, maka diharapkan bisa mengurangi sampah kota," katanya di Tegal, Selasa (8/1/2013).

Di TPST itu nantinya akan menampung sampah-sampah yang berasal dari rumah tangga dan lingkungan masyarakat. Setelah sebelumnya sampah terangkut oleh gerobak atau truk sampah dari seluruh wilayah. Di TPST, akan ada satu atau dua orang petugas yang bekerja untuk mengolah sampah.

Setelah sampah diolah, sampah yang tidak terpakai atau sisanya akan diangkut oleh armada pengangkut sampah menuju tempat pembuangan sampah (TPS) terdekat.

Dari hasil kalkulasinya, keberadaan TPST mampu mengurangi volume sampah hingga 40 -50 persen karena sampah yang bisa didaur ulang diperkirakan bisa mencapai 50 persen. "Terjadi penghematan sampah yang dibuang," ujarnya.

TPST yang ada saat ini telah siap beroperasi dan hanya menunggu pengerjaan pemerataan dan pengerasan akses jalan mengingat nantinya akan ada truk sampah yang lewat setiap harinya. Adapun proses pengerjaannya akan dilakukan pada Februari 2013 dengan anggaran yang dialokasikan dari Pemeliharaan di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat.

Sementara itu, Ketua KSM Arum Karya Hendro Sugito selaku penanggung jawab TPST menyatakan, di TPST akan ada sampah organik dan bukan organik yang akan dipilah sebelum diolah. Diperkirakan residunya mencapai 40 persen yang terbuang ke TPA. Di TPST telah tersedia mesin pemecah sampah, penyaring dan mesin pres. "Di antara hasilnya yakni pupuk kompos," katanya.
(lns)
Berita Terkait
Pengolahan Sampah dan...
Pengolahan Sampah dan Rendahnya Kesadaran Jadi Masalah Serius
Rayakan HPSN, Kemkominfo...
Rayakan HPSN, Kemkominfo Ajak Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat
Sampah Elektronik di...
Sampah Elektronik di Indonesia Diprediksi Tembus 4,4 Juta Ton, Begini Cara Mengatasinya
Horor! 100 Ton Sampah...
Horor! 100 Ton Sampah Menumpuk di Kali Jambe Bekasi
Saset Jadi Penyumbang...
Saset Jadi Penyumbang Sampah Plastik Terbesar di Indonesia
Kasus Penumpukan Sampah...
Kasus Penumpukan Sampah yang Mengganggu Warga
Berita Terkini
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
7 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
23 menit yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
3 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved