Rumah sakit tidak dapat pembayaran dari syuting
Jum'at, 28 Desember 2012 - 16:59 WIB
Rumah sakit tidak dapat pembayaran dari syuting
A
A
A
Sindonews.com - Dalam dunia perfilman, biasanya pihak yang menggunakan tempat untuk mengambil scene film mendapat bayaran dari pihak pembuat film.
Terkait dengan pemberitaan mengenai kematian Ayu akibat ruang ICU, yang digunakan untuk syuting sinetron Love in Paris yang tayang di salah satu stasiun televise nasional, pihak Rumah Sakit Harapan Kita (Harkit) tempat Ayu dirawat mengaku, tidak menerima atau memberlakukan penetapan biaya untuk syuting tersebut.
"Kami tidak memungut biaya, atau menerima uang dari syuting, karena itu manjadi bagian memperkenalkan rumah sakit pada masyarakat melalui media, baik hiburan maupun peliputan. Beberapa kali juga kami liputan bakti sosial bibir sumbing," ujar Achmad Subagjo, Dirut RSAB Harapan Kita, di Kemenkes, Jumat (28/12/2012).
Menaggapi teguran tegas atau sanksi yang akan diberikan pihak Kementerian Kesehatan, pada RS Harapan kita, Achmad menyatakan siap menerima sanksi atau keputusan yang diberikan pihak Kementerian padanya.
"Saya siap dipindahkan atau ditempatkan dimanapun sesuai dengan saksi yang diberikan." Singkatnya.
Achmad juga mengaku dirinya sudah membuat keputusan, untuk sementara waktu pihak RS tidak akan memberikan izin untuk syuting di lingkungan ICU dan dirinya juga tidak menyangka syuting di RSBA Harkit berakhir seperti ini.
Terkait dengan pemberitaan mengenai kematian Ayu akibat ruang ICU, yang digunakan untuk syuting sinetron Love in Paris yang tayang di salah satu stasiun televise nasional, pihak Rumah Sakit Harapan Kita (Harkit) tempat Ayu dirawat mengaku, tidak menerima atau memberlakukan penetapan biaya untuk syuting tersebut.
"Kami tidak memungut biaya, atau menerima uang dari syuting, karena itu manjadi bagian memperkenalkan rumah sakit pada masyarakat melalui media, baik hiburan maupun peliputan. Beberapa kali juga kami liputan bakti sosial bibir sumbing," ujar Achmad Subagjo, Dirut RSAB Harapan Kita, di Kemenkes, Jumat (28/12/2012).
Menaggapi teguran tegas atau sanksi yang akan diberikan pihak Kementerian Kesehatan, pada RS Harapan kita, Achmad menyatakan siap menerima sanksi atau keputusan yang diberikan pihak Kementerian padanya.
"Saya siap dipindahkan atau ditempatkan dimanapun sesuai dengan saksi yang diberikan." Singkatnya.
Achmad juga mengaku dirinya sudah membuat keputusan, untuk sementara waktu pihak RS tidak akan memberikan izin untuk syuting di lingkungan ICU dan dirinya juga tidak menyangka syuting di RSBA Harkit berakhir seperti ini.
(stb)