Penulis Love in Paris minta maaf
Kamis, 27 Desember 2012 - 23:28 WIB
Penulis Love in Paris minta maaf
A
A
A
Sindonews.com - Penulis Love in Paris, sinetron yang syuting di ruang ICCU Rumah Sakit Harapan Kita meminta maaf kepada keluarga bocah penderita leukimia, Ayu Tria Desiani yang tewas karena tak mendapatkan perawatan maksimal di rumah sakit itu.
"Masalah yg sesungguhnya hanya Tuhan yg tau. simpati mendalam u almarhumah Ayu dan keluarga jg sutradara dan para kru.Tuhan berkati smua.Amin," tulis Tisa TS dalam akun twitternya @tisatspinkluv, Kamis (27/12/2012).
Ditambahkan dia, sebagai penulis Love in Paris, dirinya merasa tersudutkan dengan banyaknya pemberitaan tentang syuting di rumah sakit itu. Menurutnya, tidak benar jika pihak rumah sakit menelantarkan Ayu.
"Saya yakin masyarakat lebih cerdas ya cara berfikirnya, logika aja mungkin gak instansi sebesar RS HK 'menumbalkan' keselamatan pasien?" terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ayu masuk ke RS sekira pukul 18.30 WIB ke Unit Gawat Darurat (UGD) dengan kondisi pembuluh darah pecah. Pada pukul 20.00 WIB, Ayu dimasukkan ke ICCU, di ruang ICCU sudah berlangsung syuting.
Jarak tempat tidur Ayu dengan lokasi syuting hanya dibatasi empat bayi. Para kru film bebas keluar masuk ruangan yang seharusnya steril. Pada pukul 02.00 WIB, Ayu mengalami koma, jantungnya berhenti, lalu dipompa oleh tim dokter. Dan pada pukul 02.30 WIB, Ayu dinyatakan meninggal dunia.
Pada pukul 04.00 WIB, keluarga Ayu keluar dari RS dengan melihat para kru tertidur diruang tunggu. Dan pihak keluarga tak diberitahu sedang ada syuting. Artis yang ada pada saat syuting di RS tersebut yaitu Mathias Muchus, Surya Saputra, Ira Wibowo, dan Michele.
Kecaman pun mengalir di tengah masyarakat, terutama dalam dunia maya. Banyak yang mengecam pihak rumah sakit, karena dianggap menelantarkan pasien, ada juga yang mengecam penulis skenario Love in Paris, Tisa.
"Masalah yg sesungguhnya hanya Tuhan yg tau. simpati mendalam u almarhumah Ayu dan keluarga jg sutradara dan para kru.Tuhan berkati smua.Amin," tulis Tisa TS dalam akun twitternya @tisatspinkluv, Kamis (27/12/2012).
Ditambahkan dia, sebagai penulis Love in Paris, dirinya merasa tersudutkan dengan banyaknya pemberitaan tentang syuting di rumah sakit itu. Menurutnya, tidak benar jika pihak rumah sakit menelantarkan Ayu.
"Saya yakin masyarakat lebih cerdas ya cara berfikirnya, logika aja mungkin gak instansi sebesar RS HK 'menumbalkan' keselamatan pasien?" terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ayu masuk ke RS sekira pukul 18.30 WIB ke Unit Gawat Darurat (UGD) dengan kondisi pembuluh darah pecah. Pada pukul 20.00 WIB, Ayu dimasukkan ke ICCU, di ruang ICCU sudah berlangsung syuting.
Jarak tempat tidur Ayu dengan lokasi syuting hanya dibatasi empat bayi. Para kru film bebas keluar masuk ruangan yang seharusnya steril. Pada pukul 02.00 WIB, Ayu mengalami koma, jantungnya berhenti, lalu dipompa oleh tim dokter. Dan pada pukul 02.30 WIB, Ayu dinyatakan meninggal dunia.
Pada pukul 04.00 WIB, keluarga Ayu keluar dari RS dengan melihat para kru tertidur diruang tunggu. Dan pihak keluarga tak diberitahu sedang ada syuting. Artis yang ada pada saat syuting di RS tersebut yaitu Mathias Muchus, Surya Saputra, Ira Wibowo, dan Michele.
Kecaman pun mengalir di tengah masyarakat, terutama dalam dunia maya. Banyak yang mengecam pihak rumah sakit, karena dianggap menelantarkan pasien, ada juga yang mengecam penulis skenario Love in Paris, Tisa.
(san)