Setahun, 2.059 kejahatan terjadi di Semarang
Rabu, 26 Desember 2012 - 18:24 WIB
Setahun, 2.059 kejahatan terjadi di Semarang
A
A
A
Sindonews.com - Polrestabes Semarang melansir catatan kejahatan selama tahun 2012 ini. Tercatat 2.059 kejahatan terjadi di Kota Semarang setahun ini. 588 di antaranya berhasil diselesaikan.
Kejahatan pencurian sepeda motor menduduki peringkat teratas dengan 728 kasus dengan pengungkapan 102 kasus. Pada tahun lalu, kejahatan curanmor di Semarang tercatat 826 kasus.
Peringkat tertinggi ke dua adalah penipuan dengan 485 kasus dengan penyelesaian sebanyak 101 kasus.
Sementara tertinggi ke tiga adalah kejahatan pencurian dengan pemberatan dengan 488 kasus dengan 164 pengungkapan. Kejahatan tertinggi ke selanjutnya adalah penganiayaan berat dengan 189 kasus dengan penyelesaian sebanyak 84.
Pencurian dengan kekerasan masih menjadi momok dengan 86 kejadian dan 61 penyelesaian kasusnya. Menyusul kemudian kejahatan penyalahgunaan Narkotika dan Obat Berbahaya (Narkoba) dengan 56 kasus dan semuanya selesai.
Kejahatan selanjutnya adalah kebakaran 11 kasus, lima di antaranya selesai, pembunuhan 12 kasus dengan semuanya selesai. Sementara perkosaan dan uang palsu tercatat masing-masing dua kejadian dan masing-masing pula menyisakan satu kejadian.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan mengakui banyaknya jumlah kejadian dan tingkat penyelesaiannya masih belum bisa menjawab harapan masyarakat.
"Itu kejadian yang dilaporkan ke pihak kami, memang dari angka itu masih tergolong tinggi," ungkapnya, di Mapolres Semarang, Rabu (26/12/2012).
Elan mengatakan, kejadian yang belum terungkap itu tentu menjadi pekerjaan rumah pihaknya.
"Tentu terus kami kejar, karena kedaluarsa tindak pidana adalah 12 tahun, meski ganti kepemimpinan kejahatan masih bisa ditindaklanjuti, salah satu yang menjadi prioritas kami adalah perampokan uang ATM BCA sekitar Rp2,5 miliar," tambahnya.
Kejahatan pencurian sepeda motor menduduki peringkat teratas dengan 728 kasus dengan pengungkapan 102 kasus. Pada tahun lalu, kejahatan curanmor di Semarang tercatat 826 kasus.
Peringkat tertinggi ke dua adalah penipuan dengan 485 kasus dengan penyelesaian sebanyak 101 kasus.
Sementara tertinggi ke tiga adalah kejahatan pencurian dengan pemberatan dengan 488 kasus dengan 164 pengungkapan. Kejahatan tertinggi ke selanjutnya adalah penganiayaan berat dengan 189 kasus dengan penyelesaian sebanyak 84.
Pencurian dengan kekerasan masih menjadi momok dengan 86 kejadian dan 61 penyelesaian kasusnya. Menyusul kemudian kejahatan penyalahgunaan Narkotika dan Obat Berbahaya (Narkoba) dengan 56 kasus dan semuanya selesai.
Kejahatan selanjutnya adalah kebakaran 11 kasus, lima di antaranya selesai, pembunuhan 12 kasus dengan semuanya selesai. Sementara perkosaan dan uang palsu tercatat masing-masing dua kejadian dan masing-masing pula menyisakan satu kejadian.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan mengakui banyaknya jumlah kejadian dan tingkat penyelesaiannya masih belum bisa menjawab harapan masyarakat.
"Itu kejadian yang dilaporkan ke pihak kami, memang dari angka itu masih tergolong tinggi," ungkapnya, di Mapolres Semarang, Rabu (26/12/2012).
Elan mengatakan, kejadian yang belum terungkap itu tentu menjadi pekerjaan rumah pihaknya.
"Tentu terus kami kejar, karena kedaluarsa tindak pidana adalah 12 tahun, meski ganti kepemimpinan kejahatan masih bisa ditindaklanjuti, salah satu yang menjadi prioritas kami adalah perampokan uang ATM BCA sekitar Rp2,5 miliar," tambahnya.
(rsa)