Jokowi dinilai tak kaget dengan masalah banjir
Rabu, 26 Desember 2012 - 06:15 WIB
Jokowi dinilai tak kaget dengan masalah banjir
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dinilai, sudah biasa menghadapi permasalahan banjir yang sedang melanda Ibu Kota Jakarta sekarang ini. Bahkan, pria yang biasa disapa Jokowi itu juga sudah mengetahui apa yang menyebabkan banjir itu terjadi di Jakarta.
"Jokowi enggak kaget dengan permasalahan (banjir) tersebut. Dia (Jokowi) sudah mengetahui sebenarnya, apa yang menjadi penyebab banjir," kata Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi D Muhammad Sanusi saat dihubungi Sindonews, Rabu (26/12/2012).
Sedangkan yang menjadi permasalahn saat ini, katanya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang dinahkodai oleh mantan Wali Kota Solo itu, masih menggunakan bekas anggaran periode sebelumnya.
"Cuma yang dilakukan Jokowi saat ini masih menggunakan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) 2012, sisa pemerintahaan Fauzi Bowo (Foke)," kata pria yang juga Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta itu.
Sebelumnya, Jokowi mengatakan, Pemprov DKI Jakarta, tidak akan tinggal diam. Dia berjanji, akan meminimalisir permasalahan banjit tersebut.
"Ya harus dicarikan jalan keluar, dicarikan solusi, ini (banjir) setiap tahun seperti ini terus. Bisa tiga bulan, bisa empat bulan seperti ini, problem setiap tahun dan harus ada jalan keluar, ada solusi dong masa kita biarkan begini terus," kata Jokowi saat mengunjungi korban banjir di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin 24 Desember 2012 lalu.
Dia menjelaskan, solusi yang akan dijalankan adalah dengan normalisasi Kali Ciliwung. Kemudian melakukan langkah cepat dengan evakuasi penduduk yang terkena banjir.
"Karena ini kan dulu ciliwung diteruskan, diluruskan sehingga ini dianggap kali mati tapi apapun kan airnya masih banyak melimpah, sehingga harus dicarikan solusi. Kemudian evakuasi penduduk dan mencari tempat relokasi warga," ucapnya.
"Jokowi enggak kaget dengan permasalahan (banjir) tersebut. Dia (Jokowi) sudah mengetahui sebenarnya, apa yang menjadi penyebab banjir," kata Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi D Muhammad Sanusi saat dihubungi Sindonews, Rabu (26/12/2012).
Sedangkan yang menjadi permasalahn saat ini, katanya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang dinahkodai oleh mantan Wali Kota Solo itu, masih menggunakan bekas anggaran periode sebelumnya.
"Cuma yang dilakukan Jokowi saat ini masih menggunakan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) 2012, sisa pemerintahaan Fauzi Bowo (Foke)," kata pria yang juga Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta itu.
Sebelumnya, Jokowi mengatakan, Pemprov DKI Jakarta, tidak akan tinggal diam. Dia berjanji, akan meminimalisir permasalahan banjit tersebut.
"Ya harus dicarikan jalan keluar, dicarikan solusi, ini (banjir) setiap tahun seperti ini terus. Bisa tiga bulan, bisa empat bulan seperti ini, problem setiap tahun dan harus ada jalan keluar, ada solusi dong masa kita biarkan begini terus," kata Jokowi saat mengunjungi korban banjir di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin 24 Desember 2012 lalu.
Dia menjelaskan, solusi yang akan dijalankan adalah dengan normalisasi Kali Ciliwung. Kemudian melakukan langkah cepat dengan evakuasi penduduk yang terkena banjir.
"Karena ini kan dulu ciliwung diteruskan, diluruskan sehingga ini dianggap kali mati tapi apapun kan airnya masih banyak melimpah, sehingga harus dicarikan solusi. Kemudian evakuasi penduduk dan mencari tempat relokasi warga," ucapnya.
(mhd)