Baby sitter komplotan perampok
Minggu, 23 Desember 2012 - 20:23 WIB
Baby sitter komplotan perampok
A
A
A
Sindonews.com - Modus kejahatan dengan berpura-pura menjadi pengasuh anak (baby sitter), maupun pembantu rumah tangga (PRT) kembali terjadi di di Perumahan Mega Kebon Jeruk, Blok B4/1, RT03/09, Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.
Kepala Satreskrim Polres Jakarta Barat AKB Hengki Haryadi menuturkan, dua minggu sebelum melancarkan aksi, kelompok ini mempelajari detail rumah target dan menyusun strategi, serta membeli beberapa perlengkapan untuk aksinya.
"Mereka mempersiapkan dua pistol rakitan kaliber 22 dan 38, tiga pucuk pistol replika, empat buah pisau lipat, lima topeng, lima pasang sarung tangan dan empat gulung lakban warna cokelat," ujar Kepala Satreskrim Polres Jakarta Barat AKB Hengki Haryadi di Mapolsek Jakarta Barat, Minggu (23/12/2012).
Aksinya berjalan mulus, sebab dua rekan mereka, Yuli dan Septi bekerja di dalam rumah pengusaha pipa paralon tersebut. Yuli mengabarkan rekan mereka, kondisi aman dan selanjutnya membukakan pintu pagar.
"Pelaku datang dengan mengendarai Toyota Avanza dan tidak merusak pintu, sebab pagar rumah sudah dibuka. Setelah menjarah harta berupa perhiasan emas, jam tangan, cincin, gelang, kalung dan emas batangan dengan total nilai Rp120 juta, mereka lalu melarikan diri," kata dia.
Kini, petugas masih menyelidiki keterlibatan perusahaan penyalur jasa PRT dan baby sitter, atau tempat diamana dua pelaku berasal.
"Kita belum bisa memastikan apakah perusahaan jasa penyalur itu terlibat kejahatan atau tidak. Penyidikan masih dikembangkan," pungkasnya.
Seperti diberitakan polisi telah menangkap BT alias Batang (25), RM alias Tole (21), NS alias Tanto alias Dobleh (25), Yuli binti Satimin (32) dan Septi binti Misdi (20), sementara dua pelaku lainnya Tri Yulianto alias Tri dan Supriyanto alias Wowo, tewas dalam penyergapan akibat berusaha melawan polisi.
(stb)