Urban gagal, penyebab Jakarta rawan
Kamis, 20 Desember 2012 - 17:52 WIB
Urban gagal, penyebab Jakarta rawan
A
A
A
Sindonews.com – Tingginya masyarakat urban yang masuk ke Jakarta, untuk mencari kesuksesan salah satu penyebab Jakarta rawan kejahatan.
Pasalnya, masyarakat urban yang gagal mengadu nasip di Ibu Kota tidak kembali ke kampung halamannya, namun menjadi penjahat di Kota Metropolitan ini, untuk bertahan hidup.
Hal itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto. Menurutnya, Jakarta sebagai magnet bagi masyarakat Indonesia, untuk mencari kehidupan.
Ada sebagian masyarakat yang berhasil dan adapun yang tidak berhasil.
"Nah, ribuan tersangka yang terjaring dalam Operasi sikat Jaya 2012 ini, sebagai contoh mereka yang tidak berhasil kemudian tidak kembali ke kampung halamannya, sampai akhirnya mereka melakukan hal-hal yang melanggar hukum," terang Rikwanto, Kamis (20/12/2012).
Seperti diberitakan sebelumnya, jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Metrro Jaya menggelar Operasi Sikat Jaya. Dari operasi tersebut yang digelar mulai 1 Desember hingga 20 Desember 2012, petugas mengungkap 841 kasus dari target oparasi 78 kasus dan non target operasi 864 kasus.
Selain itu, dari operasi tersebut, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Termasuk di dalamnya 91 pucuk senjata api, yang diamankan dari para tersangka.
Pasalnya, masyarakat urban yang gagal mengadu nasip di Ibu Kota tidak kembali ke kampung halamannya, namun menjadi penjahat di Kota Metropolitan ini, untuk bertahan hidup.
Hal itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto. Menurutnya, Jakarta sebagai magnet bagi masyarakat Indonesia, untuk mencari kehidupan.
Ada sebagian masyarakat yang berhasil dan adapun yang tidak berhasil.
"Nah, ribuan tersangka yang terjaring dalam Operasi sikat Jaya 2012 ini, sebagai contoh mereka yang tidak berhasil kemudian tidak kembali ke kampung halamannya, sampai akhirnya mereka melakukan hal-hal yang melanggar hukum," terang Rikwanto, Kamis (20/12/2012).
Seperti diberitakan sebelumnya, jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Metrro Jaya menggelar Operasi Sikat Jaya. Dari operasi tersebut yang digelar mulai 1 Desember hingga 20 Desember 2012, petugas mengungkap 841 kasus dari target oparasi 78 kasus dan non target operasi 864 kasus.
Selain itu, dari operasi tersebut, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Termasuk di dalamnya 91 pucuk senjata api, yang diamankan dari para tersangka.
(stb)