Desak pembebasan rekannya, ratusan buruh demo Mapolres

Kamis, 20 Desember 2012 - 17:11 WIB
Desak pembebasan rekannya,...
Desak pembebasan rekannya, ratusan buruh demo Mapolres
A A A
Sindonews.com - Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan ( FSPKEP) Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik, mendatangi Mapolres Sidoarjo. Mereka menuntut tiga temannya yang ditahan saat demo buruh di PT Langgeng Makmur, Medaeng, dan Waru, beberapa waktu lalu dibebaskan.

Tiga buruh itu, Purjiyanto, Agus Budi Hidayat dan Hadi Susanto. Mereka ditahan sejak 9 November 2012 pada saat aksi penghadangan pengiriman barang di PT Langgeng Makmur oleh buruh outsorching yang sudah di tetapkan sebagai karyawan.

Kala itu, buruh dihalau oleh petugas keamanan perusahaan hingga terjadilah bentrok. Akhirnya tiga buruh ditangkap polisi.

"Kami menuntut tiga rekan kami dibebaskan atau ditangguhkan penahannya. Mereka tidak bersalah karena saat kejadian membantu agar pengiriman barang perusahaan lancar," ujar Koordinator Aksi Maimun, di depan Mapolres Sidoarjo, Jalan Kombes M Duriyat, Sidoarjo, Kamis (20/12/2012).

Menurut Maimun, saat terjadi demo di depan PT Langgeng terjadi bentrok antar buruh. Bahkan saling lempar batu antara buruh outsorching dengan karyawan tetap PT Langgeng Makmur.

"Saat itu buruh outsorching yang sudah ditetapkan sebagai karyawan tetap memblokir perusahaan karena ada poin yang belum disepakati. Yaitu, jika karyawan melakukan kesalahan, akan langsung dipecat," jelasnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ratusan buruh yang berdemo ke Mapolres Sidoarjo terhenti di perempatan Jalan Kombes M Duriyat. Polisi memasang kawat berduri dan mengerahkan cukup banyak personel.

Sedangkan perwakilan buruh akhirnya ditemui Wakapolres Kompol Fadli Widiyanto, di ruang Rupatama Polres. Dalam pertemuan, Fadli mengaku akan mempertemukan perwakilan dua dari kubu buruh.

Mantan Kasat Reskrim Polres Gresik tersebut mengakui dalam aksi buruh 9 November 2012 di depan PT Langgeng Makmur telah terjadi pelanggaran hukum.

"Dalam kasus ini ada laporan ke Polres. Ketiga buruh itu juga diduga melanggar hukum," ujar Fadli Widiyanto.

Sedangkan solusi yang akan ditempuh, dua kubu buruh yang berseteru akan dipertemukan.

"Semoga saja dalam pertemuan nanti ada penyelesaian terbaik," tandas Fadli.
(rsa)
Berita Terkait
Massa Buruh Bersama...
Massa Buruh Bersama Rakyat Heningkan Cipta hingga Bakar Tikus Berdasi
6 Tuntutan Buruh Menggema,...
6 Tuntutan Buruh Menggema, Aktivitas Gedung DPR Lengang
Buruh Demo di Depan...
Buruh Demo di Depan DPR Sambil Koreografi Barisan Perjuangan
Ribuan Buruh Bakal Geruduk...
Ribuan Buruh Bakal Geruduk Istana Besok, Ini 3 Tuntutan Utama
Ribuan Buruh Dijadwalkan...
Ribuan Buruh Dijadwalkan Gelar Aksi di Patung Kuda Monas Hari Ini
Ribuan Buruh Lakukan...
Ribuan Buruh Lakukan Demo Menolak Tapera di Istana
Berita Terkini
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
34 menit yang lalu
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
1 jam yang lalu
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
1 jam yang lalu
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
12 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
12 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
13 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved