Hadapi banjir, Sudin PU Jakpus normalisasi selokan
Rabu, 12 Desember 2012 - 15:49 WIB
Hadapi banjir, Sudin PU Jakpus normalisasi selokan
A
A
A
Sindonews.com – Tingginya curah hujan yang terjadi belakangan ini, ditambah dengan kiriman air dari Puncak Bogor, Jawa Barat bisa mengakibatkan banjir di Ibu Kota.
Menghadapi fenomena alam tersebut, Sudin PU Tata Air Jakarta Pusat, melakukan berbagai upaya. Salah satunya, dengan melakukan pelebaran selokan di enam lokasi.
“Enam lokasi itu,Jalan Cempaka putih tengah, Jalan Rawasari Timur, Jalan Pandeglang, Jalan Cempaka Putih Tengah sisi Timur, Jalan Pramuka Sari dan Jalan Percetakan Negara,” ungkap Kasie Pemeliharaan Sudin PU Tata Air Jakarta Pusat Juaini.
Ia mengatakan, sebelum dilakukan pelebaran, diameter luas selokan hanya 20 cm. Tentunya dengan luas tersebut, selokan akan cepat meluap jika hujan turun. Namun dengan adanya pelebaran, diharapkan tidak terjadi lagi genanganan air.
"Ini merupakan upaya antisipasi banjir jika hujan turun," ucapnya.
Lebih lanjut Juaini berharap, dengan perbaikan ini masyarakat bisa memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah di selokan. Pasalnya sebelum dilakukan pelebaran pihaknya menemukan banyak sampah di selokan.
"Memang pada akhirnya masyarakatlah yang menentukan, jika berharap tidak ada banjir maka jangan ada lagi yang buang sampah di selokan," ucapnya.
Menghadapi fenomena alam tersebut, Sudin PU Tata Air Jakarta Pusat, melakukan berbagai upaya. Salah satunya, dengan melakukan pelebaran selokan di enam lokasi.
“Enam lokasi itu,Jalan Cempaka putih tengah, Jalan Rawasari Timur, Jalan Pandeglang, Jalan Cempaka Putih Tengah sisi Timur, Jalan Pramuka Sari dan Jalan Percetakan Negara,” ungkap Kasie Pemeliharaan Sudin PU Tata Air Jakarta Pusat Juaini.
Ia mengatakan, sebelum dilakukan pelebaran, diameter luas selokan hanya 20 cm. Tentunya dengan luas tersebut, selokan akan cepat meluap jika hujan turun. Namun dengan adanya pelebaran, diharapkan tidak terjadi lagi genanganan air.
"Ini merupakan upaya antisipasi banjir jika hujan turun," ucapnya.
Lebih lanjut Juaini berharap, dengan perbaikan ini masyarakat bisa memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah di selokan. Pasalnya sebelum dilakukan pelebaran pihaknya menemukan banyak sampah di selokan.
"Memang pada akhirnya masyarakatlah yang menentukan, jika berharap tidak ada banjir maka jangan ada lagi yang buang sampah di selokan," ucapnya.
(stb)