Pembangunan MRT jangan rugikan pedagang
Rabu, 12 Desember 2012 - 13:11 WIB
Pembangunan MRT jangan rugikan pedagang
A
A
A
Sindonews.com - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk membangun Mass Rapid Transit (MRT), terus menuai kontroversi. Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (APPSI) menilai, pembangunan MRT layang dapat mengganggu dan merugikan pedagang di sepanjang Jalan Fatmawati.
Wiem Waluyo salah seorang perwakilan APPSI meminta, pembangunan MRT sebaiknya dilakukan subway, dengan berada dibawah tanah.
"Kita tidak menolak MRT yang direncanakan pemerintah, kita hanya ingin MRT subway sehingga tidak merugikan pedagang tradisional," kata Wiem di sela-sela aksi demonstrasi, di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (12/12/12).
Menurut Wiem, alasan lain yang melatari penolakan mereka terhadap MRT layang, karena kesan kumuh akan mungkin tercipta seperti beberapa rel layang di daerah kota, yang sangat kumuh.
"Ya, kita lihat pembangunan rel di atas seperti di arah kota, kan di atas rel namun di awah penuh dengan sampah, pedagang yang tidak terurus, pokoknya kumuh," pungkasnya.
Wiem Waluyo salah seorang perwakilan APPSI meminta, pembangunan MRT sebaiknya dilakukan subway, dengan berada dibawah tanah.
"Kita tidak menolak MRT yang direncanakan pemerintah, kita hanya ingin MRT subway sehingga tidak merugikan pedagang tradisional," kata Wiem di sela-sela aksi demonstrasi, di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (12/12/12).
Menurut Wiem, alasan lain yang melatari penolakan mereka terhadap MRT layang, karena kesan kumuh akan mungkin tercipta seperti beberapa rel layang di daerah kota, yang sangat kumuh.
"Ya, kita lihat pembangunan rel di atas seperti di arah kota, kan di atas rel namun di awah penuh dengan sampah, pedagang yang tidak terurus, pokoknya kumuh," pungkasnya.
(maf)