Pembangunan Pintu Air Kalosi disoal
Selasa, 11 Desember 2012 - 15:16 WIB
Pembangunan Pintu Air Kalosi disoal
A
A
A
Sindonews.com - Pembangunan pintu air di Desa Kalosi Kecamatan Duapitue, Sidrap di saluran air dari irigasi Bila menuju Desa Wele Kecamatan Belawa menuai masalah. Pasalnya pembangunan pintu air tersebut diduga menyalahi aturan yang ada. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pun langsung menyetop pembangunan pintu air tersebut.
"Informasinya pembangunan pintu air di daerah saluran air menuju desa Wele menggunakan dana APBD sementara itukan tidak boleh, irigasi semacam itu adalah kewenangan propinsi," kata Camat Belawa Ahmad Jahran Kepada SINDO, Selasa (11/12/2012).
Selain itu, dengan adanya pembangunan pintu air tersebut berimbas kepada alokasi air yang masuk kedesa wele kecamatan Belawa.
"Otomatis ini akan mempengaruhi petani pemakai air yang ada di Desa Wele, karena sebagian air yang seharusnya menjadi hak mereka mengalir ke Desa Kalosi akibat pembangunan pintu air tersebut," katanya.
Dia berharap pihak PSDA provinsi segera menindak lanjuti hal tersebut dengan melakukan penijauan kembali pembangunan pintu air tersebut, karena menurutnya hal itu bisa memicu konflik.
"Memakai selang saja menurut aturan itu tidak diperbolehkan apalagi dibobol dengan membangun pintu air. Kami minta stakeholder terkait segera turun tangan, jangan sampai ini tidak mendapat respon, karena kalau dibiarkan akan terbuka pintu-pintu air lainnya di daerah perbatasan," katanya.
Staf UPTD Walcen Cabang Dinas PSDA Provinsi Sulsel, Kaso mengaku sudah melaporkan hal tersebut ke Dinas PSDA Provinsi.
"Sudah masuk laporan kami ke dinas PSDA Profinsi dan itu akan turun tim teknis disana, karena kami sampaikan kalau ini berlarut-larut maka akan mengganggu pemakaian air," katanya.
Kabid Irigasi Dinas PSDA Kabupaten Sidrap M Yusuf R yang dihubungi SINDO membenarkan adanya pembangunan pintu air tersebut. Kendati demikian pihaknya mengaku sudah mengentikan pembangunan pintu air di Kalosi.
"Makanya itu sudah kami hentikan pengerjaannya, dan kami sudah di panggil oleh Provinsi," katanya.
Sekedar di ketahui Kecamatan Dua Pitue Sidrap berbatasan langsung dengan Kabupaten Wajo (Kecamatan Belawa). Saluran irigasi Bila melalui Desa Kalosi Kecamatan Dua Pitue untuk dan disalurkan airnya ke Desa Wele Kecamatan Belawa.
"Informasinya pembangunan pintu air di daerah saluran air menuju desa Wele menggunakan dana APBD sementara itukan tidak boleh, irigasi semacam itu adalah kewenangan propinsi," kata Camat Belawa Ahmad Jahran Kepada SINDO, Selasa (11/12/2012).
Selain itu, dengan adanya pembangunan pintu air tersebut berimbas kepada alokasi air yang masuk kedesa wele kecamatan Belawa.
"Otomatis ini akan mempengaruhi petani pemakai air yang ada di Desa Wele, karena sebagian air yang seharusnya menjadi hak mereka mengalir ke Desa Kalosi akibat pembangunan pintu air tersebut," katanya.
Dia berharap pihak PSDA provinsi segera menindak lanjuti hal tersebut dengan melakukan penijauan kembali pembangunan pintu air tersebut, karena menurutnya hal itu bisa memicu konflik.
"Memakai selang saja menurut aturan itu tidak diperbolehkan apalagi dibobol dengan membangun pintu air. Kami minta stakeholder terkait segera turun tangan, jangan sampai ini tidak mendapat respon, karena kalau dibiarkan akan terbuka pintu-pintu air lainnya di daerah perbatasan," katanya.
Staf UPTD Walcen Cabang Dinas PSDA Provinsi Sulsel, Kaso mengaku sudah melaporkan hal tersebut ke Dinas PSDA Provinsi.
"Sudah masuk laporan kami ke dinas PSDA Profinsi dan itu akan turun tim teknis disana, karena kami sampaikan kalau ini berlarut-larut maka akan mengganggu pemakaian air," katanya.
Kabid Irigasi Dinas PSDA Kabupaten Sidrap M Yusuf R yang dihubungi SINDO membenarkan adanya pembangunan pintu air tersebut. Kendati demikian pihaknya mengaku sudah mengentikan pembangunan pintu air di Kalosi.
"Makanya itu sudah kami hentikan pengerjaannya, dan kami sudah di panggil oleh Provinsi," katanya.
Sekedar di ketahui Kecamatan Dua Pitue Sidrap berbatasan langsung dengan Kabupaten Wajo (Kecamatan Belawa). Saluran irigasi Bila melalui Desa Kalosi Kecamatan Dua Pitue untuk dan disalurkan airnya ke Desa Wele Kecamatan Belawa.
(ysw)