Mirip teroris, pemijat refleksi diinterogasi
Senin, 10 Desember 2012 - 16:33 WIB
Mirip teroris, pemijat refleksi diinterogasi
A
A
A
Sindonews.com - Gara-gara wajahnya mirip dengan tersangka teroris yang menjadi buruan polisi, tukang pijat refleksi diperiksa intensif di Markas Polisi Sektor (Mapolsek) Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Fauzan bin H. Fauzi (37) tahun warga asal Sumenep Madura yang baru saja datang ke Kabupaten Wajo dan bekerja sebagai pijat refleksi dan pengobatan alternatif, terpaksa harus berurusan dengan Kepolisian Resort Wajo lantaran wajahnya mirip Atok alias Rocky asal Sukoharjo.
Fausan yang ditangkap Minggu 9 Desember 2012 malam kemudian diperiksa intensif oleh aparat Polres Wajo dan pihak Mapolsek Tempe di Mapolsek Tempe Kecamatan Tempe.
Namun dalam pemeriksaan dan hasil interogasi yang dilakukan pihak Kepolisian baik berupa identitas berupa KTP serta isi dalam tas yang dibawa, Polisi tidak menemukan bukti atau hasil yang mengarah kepada pelaku yang dicari.
Tak cukup bukti, polisi kemudian membawa Fauzan ke tempat indekos yang diakui sebagai kontrakannya didaerah Amessangeng Kecamatan Tempe. Seluruh isi kamar kemudian digeledah namun hasilnya nihil.
"Tidak ada bukti yang dapat mengarah kepadanya, namun kalau dilihat memang dengan foto pelaku yang dikejar itu memang ada kemiripan," kata Kasat Reskrim Polres Wajo, AKP Aska Mappe di Mapolsek Tempe, Senin (10/12/2012).
Ia menambahkan, setelah diinterogasi dan melakukan penggeledahan di kamar indekos Fauzan, petugas juga tidak menemukan barang bukti yang mengarah pada buruan polisi.
"Hasilnya nihil, Fauzan kami lepas kembali karena tidak ada dasar bagi kami untuk menahannya," tambahnya.
Fauzan bin H. Fauzi (37) tahun warga asal Sumenep Madura yang baru saja datang ke Kabupaten Wajo dan bekerja sebagai pijat refleksi dan pengobatan alternatif, terpaksa harus berurusan dengan Kepolisian Resort Wajo lantaran wajahnya mirip Atok alias Rocky asal Sukoharjo.
Fausan yang ditangkap Minggu 9 Desember 2012 malam kemudian diperiksa intensif oleh aparat Polres Wajo dan pihak Mapolsek Tempe di Mapolsek Tempe Kecamatan Tempe.
Namun dalam pemeriksaan dan hasil interogasi yang dilakukan pihak Kepolisian baik berupa identitas berupa KTP serta isi dalam tas yang dibawa, Polisi tidak menemukan bukti atau hasil yang mengarah kepada pelaku yang dicari.
Tak cukup bukti, polisi kemudian membawa Fauzan ke tempat indekos yang diakui sebagai kontrakannya didaerah Amessangeng Kecamatan Tempe. Seluruh isi kamar kemudian digeledah namun hasilnya nihil.
"Tidak ada bukti yang dapat mengarah kepadanya, namun kalau dilihat memang dengan foto pelaku yang dikejar itu memang ada kemiripan," kata Kasat Reskrim Polres Wajo, AKP Aska Mappe di Mapolsek Tempe, Senin (10/12/2012).
Ia menambahkan, setelah diinterogasi dan melakukan penggeledahan di kamar indekos Fauzan, petugas juga tidak menemukan barang bukti yang mengarah pada buruan polisi.
"Hasilnya nihil, Fauzan kami lepas kembali karena tidak ada dasar bagi kami untuk menahannya," tambahnya.
(ysw)