Desainer Semarang tewas dibunuh
Sabtu, 08 Desember 2012 - 22:01 WIB
Desainer Semarang tewas dibunuh
A
A
A
Sindonews.com – Seorang desainer pakaian, Ahmad Rio, (37) tewas mengenaskan di rumah kontrakannya, Jalan Nangka II nomor 5, RT03/RW02, Kelurahan Lampersari Kidul, Kecamatan Semarang Selatan. Korban ditemukan tewas dengan 46 luka tusuk di sekujur tubuhnya.
Korban kali pertama diketahui tewas oleh karyawannya, Sumiati, (31) sekitar pukul 09.00. Saat itu, Sumiati hendak masuk kerja, mendapati lantai ruang tengah rumah kontrakan itu sudah berceceran darah.
“Saat pintu dibuka, ada banyak darah, dan korban tergeletak di ruang belakang, posisinya telungkup,” ujarnya ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (8/12/2012).
Melihat kejadian itu Sumiati histeris dan bergegas menginformasikan ke tetangga sekitar. Informasi itu kemudian diteruskan ke ketua RT setempat sebelum diteruskan ke pihak kepolisian.
Petugas gabungan dari Polsek Semarang Selatan, Unit Identifikasi dan Olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) Polrestabes Semarang dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Jawa Tengah, terlihat tiba di lokasi kejadian.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif atas insiden itu. Elan juga mengatakan mobil korban, yakni Honda Jazz warna merah nomor polisi B 8937 MG hilang dari lokasi kejadian.
“Kami sudah kantongi terduga pelaku pembunuhan itu, tapi motifnya seperti apa belum bisa dipastikan,” ungkapnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan mobil ambulans dari Polda Jawa Tengah sekitar pukul 11.30. Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan otopsi.
Korban kali pertama diketahui tewas oleh karyawannya, Sumiati, (31) sekitar pukul 09.00. Saat itu, Sumiati hendak masuk kerja, mendapati lantai ruang tengah rumah kontrakan itu sudah berceceran darah.
“Saat pintu dibuka, ada banyak darah, dan korban tergeletak di ruang belakang, posisinya telungkup,” ujarnya ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (8/12/2012).
Melihat kejadian itu Sumiati histeris dan bergegas menginformasikan ke tetangga sekitar. Informasi itu kemudian diteruskan ke ketua RT setempat sebelum diteruskan ke pihak kepolisian.
Petugas gabungan dari Polsek Semarang Selatan, Unit Identifikasi dan Olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) Polrestabes Semarang dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Jawa Tengah, terlihat tiba di lokasi kejadian.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif atas insiden itu. Elan juga mengatakan mobil korban, yakni Honda Jazz warna merah nomor polisi B 8937 MG hilang dari lokasi kejadian.
“Kami sudah kantongi terduga pelaku pembunuhan itu, tapi motifnya seperti apa belum bisa dipastikan,” ungkapnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan mobil ambulans dari Polda Jawa Tengah sekitar pukul 11.30. Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan otopsi.
(lns)