Jambret gadis cantik, pedagang asongan ditangkap
Rabu, 05 Desember 2012 - 19:15 WIB
Jambret gadis cantik, pedagang asongan ditangkap
A
A
A
Sindonews.com - Selain berprofesi sebagai pedagang asongan, ternyata Junaidi bin Mustari (18), memiliki kerjaan sampingan sebagai jambret. Saat beraksi di bus Kopaja P16 jurusan Ciledug-Tanah Abang, di Jalan Tali, Palmerah, Jakarta Barat, Junaidi bernasib apes.
Dia ditangkap tukang ojek, saat Herlina (33), wanita cantik yang menjadi korbannya teriak minta tolong. Junaidi hampir menjadi bulan bulanan warga. Saat ini, Junaidi masih diperiksa oleh petugas Polsek Palmerah, dan dijerat pasal 352 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
"Saya pusing, enggak ada uang lebih dari jualan asongan, terpaksa saya mencopet," ujar Junaidi, kepada wartawan di Polsek Palmerah, Jakarta, Rabu (5/12/2012).
Sementara itu, Herlina, korban penjambretan Junaidi mengaku, bekerja di salah satu dealer motor. Saat naik bus, dia mengaku pelaku sudah mengikutinya. "Saya sudah curiga sama dia (pelaku), pas naik bus, dia sudah mepet-mepet saya," ujar Herlina.
Saat berdesak-desakan dengan penumpang, Junaidi berhasil mengambil Hand phone BlackBerry (BB) milik korban. Saat bus berhenti, Junaidi langsung meloncat dan melarikan diri. Tak kalah cepat, Herlina berteriak maling dan langsung didengar para tukang ojek yang sedang mangkal, lalu mengejar dan menangkap pelaku.
Dia ditangkap tukang ojek, saat Herlina (33), wanita cantik yang menjadi korbannya teriak minta tolong. Junaidi hampir menjadi bulan bulanan warga. Saat ini, Junaidi masih diperiksa oleh petugas Polsek Palmerah, dan dijerat pasal 352 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
"Saya pusing, enggak ada uang lebih dari jualan asongan, terpaksa saya mencopet," ujar Junaidi, kepada wartawan di Polsek Palmerah, Jakarta, Rabu (5/12/2012).
Sementara itu, Herlina, korban penjambretan Junaidi mengaku, bekerja di salah satu dealer motor. Saat naik bus, dia mengaku pelaku sudah mengikutinya. "Saya sudah curiga sama dia (pelaku), pas naik bus, dia sudah mepet-mepet saya," ujar Herlina.
Saat berdesak-desakan dengan penumpang, Junaidi berhasil mengambil Hand phone BlackBerry (BB) milik korban. Saat bus berhenti, Junaidi langsung meloncat dan melarikan diri. Tak kalah cepat, Herlina berteriak maling dan langsung didengar para tukang ojek yang sedang mangkal, lalu mengejar dan menangkap pelaku.
(san)