Polisi imbau kontainer pasang GPS
Kamis, 29 November 2012 - 16:25 WIB
Polisi imbau kontainer pasang GPS
A
A
A
Sindonews.com – Polisi Daerah (Polda) Metro Jaya mengimbau kepada pengusaha ekspedisi, untuk memasang Global Positioning System (GPS) di mobil kontainer. Imbauan ini menyusul, maraknya aksi pencurian yang mencari sasaran barang-barang yang sedang dikirim.
"Sekarang banyak terjadi penggelapan maupun perampokan kontainer. Kami mengimbau ke perusahaan ekspedisi, Kalau bisa memasang GPS agar terpantau saat perjalanannya. Kalau terjadi tindak kejahatan juga bisa diketahui," ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Nico Afinta, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (29/11/2012).
Ia menjelaskan, antisipasi lainnya yang mungkin dilakukan perusahaan dengan cara mengasuransikan barang-barang yang akan mereka kirimkan. Dengan begitu, perusahaan tidak menanggung sendiri kerugian jika terjadi sesuatu.
"Barangnya bisa diasuransikan. Jadi apabila terjadi aksi pencurian bisa digantikan barangnya," tambahnya.
Sebelumnya, aksi penggelapan yang terjadi 19 Oktober lalu yang menyebabkan kerugian Rp1,2 miliar menimpa korban PT Three Logistic. Saat itu barang yang akan dikirim ke Sumatera, oleh kawanan pelaku dibawa kabur ke Cibubur, Jakarta Timur, untuk dijual kepada penadah.
"Sekarang banyak terjadi penggelapan maupun perampokan kontainer. Kami mengimbau ke perusahaan ekspedisi, Kalau bisa memasang GPS agar terpantau saat perjalanannya. Kalau terjadi tindak kejahatan juga bisa diketahui," ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Nico Afinta, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (29/11/2012).
Ia menjelaskan, antisipasi lainnya yang mungkin dilakukan perusahaan dengan cara mengasuransikan barang-barang yang akan mereka kirimkan. Dengan begitu, perusahaan tidak menanggung sendiri kerugian jika terjadi sesuatu.
"Barangnya bisa diasuransikan. Jadi apabila terjadi aksi pencurian bisa digantikan barangnya," tambahnya.
Sebelumnya, aksi penggelapan yang terjadi 19 Oktober lalu yang menyebabkan kerugian Rp1,2 miliar menimpa korban PT Three Logistic. Saat itu barang yang akan dikirim ke Sumatera, oleh kawanan pelaku dibawa kabur ke Cibubur, Jakarta Timur, untuk dijual kepada penadah.
(stb)