Kebanjiran, warga Kampung Pulo sudah terbiasa
Senin, 26 November 2012 - 19:12 WIB
Kebanjiran, warga Kampung Pulo sudah terbiasa
A
A
A
Sindonews.com - Hari ini, genap seminggu rumah warga Kampung Pulo, Kecamatan Kampung Melayu, Jakarta Timur, terendam air. Namun warga mengaku terbiasa dengan keadaan ini.
“Saya dan warga sini sudah terbiasa dengan banjir. Karena, hampir setiap tahun rumah warga sini terendam air. Air mulai membanjiri rumah warga, pada Kamis malam dan baru surut sekitar jam 09.00 pagi,” ujar Lisa, warga RT 016 RW 03, Kampung Pulo Jakarta Timur, Senin (26/11/2012).
Menurut pantauan Sindonews, warga masih berusaha membersihkan rumahnya. Selain itu masih banyak lumpur yang menggenangi selokan sekitar.
Kendati air telah surut, warga belum mau membersihkan wilayahnya. Mereka khawatir akan terjadi banjir susulan.
"Warga sekitar khawatir banjir susulan akan terjadi, sehingga warga memilih untuk membiarkan kondisi selokan kotor,” katanya.
Meskipun terus mengalami kebanjiran saat musim hujan, Wanita paruh baya ini mengaku tetap tidak mau meninggalkan kampung halamannya. Kecuali, Pemprov DKI memindahkan seluruh warga ke tempat yang lebih layak.
“Saya asli warga sini. Saya mau pindah, apabila semua warga juga ikut pindah,” tegasnya.
“Saya dan warga sini sudah terbiasa dengan banjir. Karena, hampir setiap tahun rumah warga sini terendam air. Air mulai membanjiri rumah warga, pada Kamis malam dan baru surut sekitar jam 09.00 pagi,” ujar Lisa, warga RT 016 RW 03, Kampung Pulo Jakarta Timur, Senin (26/11/2012).
Menurut pantauan Sindonews, warga masih berusaha membersihkan rumahnya. Selain itu masih banyak lumpur yang menggenangi selokan sekitar.
Kendati air telah surut, warga belum mau membersihkan wilayahnya. Mereka khawatir akan terjadi banjir susulan.
"Warga sekitar khawatir banjir susulan akan terjadi, sehingga warga memilih untuk membiarkan kondisi selokan kotor,” katanya.
Meskipun terus mengalami kebanjiran saat musim hujan, Wanita paruh baya ini mengaku tetap tidak mau meninggalkan kampung halamannya. Kecuali, Pemprov DKI memindahkan seluruh warga ke tempat yang lebih layak.
“Saya asli warga sini. Saya mau pindah, apabila semua warga juga ikut pindah,” tegasnya.
(stb)