DPRD nilai Pemprov DKI tak sigap banjir
Senin, 26 November 2012 - 12:43 WIB
DPRD nilai Pemprov DKI tak sigap banjir
A
A
A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lebih serius dan sigap, dalam mengatasi banjir yang tersebar di 62 titik, dan 12 kelurahan.
Pemerintah diminta menyiapkan antisipasi datangnya banjir, berupa peralatan seperti perahu karet, logistik, serta obat-obatan. Selain itu, pembuatan posko penampungan warga, lengkap dengan tenaga medisnya.
"Dalam mengatasi banjir di 62 titik, dan 12 kelurahan, DPRD sangat mengimbau kepada Pemerintah DKI Jakarta, supaya lebih sigap dalam mengelola dan membantu warga ketika banjir itu datang," ujar Wakil Ketua DPRD Triwisaksana di Sindo Radio, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Menurutnya segala upaya pencegahan, dan penanganan banjir harus segera dipersiapkan. Tim investigasi harus sudah memeriksa hal apa yang dibutuhkan korban banjir, juga memeriksa sistem drainase di wilayah bencana banjir.
"Prosedur gawat darurat banjir itu harus sudah disiapkan, kemudian memeriksa investigasi semua sistem drainase mikro kita dan lain sebagainya," tambahnya.
Saat ini, DPRD masih menunggu program-program baru yang akan dirancang Pemprov DKI untuk kemudian disahkan atau tidak. DPRD berharap, segala program yang dicanangkan pemerintah setempat, yang telah, sedang, dan belum berjalan adalah upaya meringankan penderitaan masyarakat.
"Saat ini, sambil menunggu program dalam penuntasan banjir lagi. Mudah-mudahan dengan cara seperti itu (program sebelumnya) musibah yang diderita warga bisa diringankan," tukasnya.
Pemerintah diminta menyiapkan antisipasi datangnya banjir, berupa peralatan seperti perahu karet, logistik, serta obat-obatan. Selain itu, pembuatan posko penampungan warga, lengkap dengan tenaga medisnya.
"Dalam mengatasi banjir di 62 titik, dan 12 kelurahan, DPRD sangat mengimbau kepada Pemerintah DKI Jakarta, supaya lebih sigap dalam mengelola dan membantu warga ketika banjir itu datang," ujar Wakil Ketua DPRD Triwisaksana di Sindo Radio, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Menurutnya segala upaya pencegahan, dan penanganan banjir harus segera dipersiapkan. Tim investigasi harus sudah memeriksa hal apa yang dibutuhkan korban banjir, juga memeriksa sistem drainase di wilayah bencana banjir.
"Prosedur gawat darurat banjir itu harus sudah disiapkan, kemudian memeriksa investigasi semua sistem drainase mikro kita dan lain sebagainya," tambahnya.
Saat ini, DPRD masih menunggu program-program baru yang akan dirancang Pemprov DKI untuk kemudian disahkan atau tidak. DPRD berharap, segala program yang dicanangkan pemerintah setempat, yang telah, sedang, dan belum berjalan adalah upaya meringankan penderitaan masyarakat.
"Saat ini, sambil menunggu program dalam penuntasan banjir lagi. Mudah-mudahan dengan cara seperti itu (program sebelumnya) musibah yang diderita warga bisa diringankan," tukasnya.
(san)