Cilacap banjir & longsor, 1000 rumah terendam
Jum'at, 23 November 2012 - 10:37 WIB
Cilacap banjir & longsor, 1000 rumah terendam
A
A
A
Sindonews.com - Akibat hujan lebat yang melanda sejak pagi hingga malam kemarin, daerah Cilac ap, Jawa Tengah terkena bencana banjir dan longsor.
Banjir dan longsor menerjang beberapa kecamatan di wilayah Cilacap barat, Gandrungmangu, Sidareja, Kedun reja, Bantasari, Cipari, & Majenang, Cilacap Barat, sekira pukul 19.00.
"Akibatnya 10 rumah tertimpa longsoran (dua roboh, delapan rusak ringan,) 1.000 rumah tergenang," jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya, Jumat (23/11/2012).
Menurutnya, hingga kini jumlah pengungsi masih dalam pendataan. Namun, terdapat satu korban jiwa yang meninggal dunia akibat tertimpa longsoran dan sudah diidentifikasi. Diketahui korban tersebut bernama Wahyu (16), warga RT 1/4, Desa Ujung Barang Kecamatan Majenang.
Menurut Sutopo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap sudah berada di lokasi kejadian sejak semalam untuk memberikan bantuan darurat.
"Posko tanggap darurat, dapur umum, dan kesehatan juga sudah dididrakan, pendataan hingga kini masih dilakukan," jelasnya.
Banjir dan longsor menerjang beberapa kecamatan di wilayah Cilacap barat, Gandrungmangu, Sidareja, Kedun reja, Bantasari, Cipari, & Majenang, Cilacap Barat, sekira pukul 19.00.
"Akibatnya 10 rumah tertimpa longsoran (dua roboh, delapan rusak ringan,) 1.000 rumah tergenang," jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya, Jumat (23/11/2012).
Menurutnya, hingga kini jumlah pengungsi masih dalam pendataan. Namun, terdapat satu korban jiwa yang meninggal dunia akibat tertimpa longsoran dan sudah diidentifikasi. Diketahui korban tersebut bernama Wahyu (16), warga RT 1/4, Desa Ujung Barang Kecamatan Majenang.
Menurut Sutopo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap sudah berada di lokasi kejadian sejak semalam untuk memberikan bantuan darurat.
"Posko tanggap darurat, dapur umum, dan kesehatan juga sudah dididrakan, pendataan hingga kini masih dilakukan," jelasnya.
(rsa)