Seleksi petugas PPK & PPS, KPU harus netral
Rabu, 21 November 2012 - 17:33 WIB
Seleksi petugas PPK & PPS, KPU harus netral
A
A
A
Sindonews.com – Memasuki tahapan seleksi wawancara penerimaan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lahat Sumatera Selatan diminta untuk bersikap netral.
Ketua Eksternal dan Internal sekaligus Tim Pemenangan Pilkada Partai Demokrat Lahat, Ismet Taher berharap, KPU benar benar menolak jika dalam pelaksanaan seleksi tersebut ada oknum yang berupaya meluluskan calonnya menjadi PPK atau PPS.
“Jangan sampai itu terjadi. KPU harus benar benar netral,” tegas Ismet di kantor KPU Lahat, Rabu (21/11/2012).
Ismet juga berharap agar KPU tidak mudah terpancing intervensi dari pihak manapun untuk mempengaruhi penilaian calon.
“Luasnya wilayah Lahat tentu mempengaruhi sistem penilaian. Harapan kita hasil yang dikeluarkan benar benar objektif dan profesional,” katanya.
Bupati Lahat, Saifudin Aswari juga mengutarakan hal yang sama. Ia menilai, kinerja KPU selama ini sudah cukup baik. Terlebih lagi, pada Desember mendatang tahapan awal Pilkada Bupati juga sudah dimulai.
“Dimulai dari seleksi PPK dan PPS inilah menjadi cermin bagaimana kinerja KPU. Kita harapkan tetap kondusif dan netral tanpa adanya intervensi dari pihak manapun,” ujar dia.
Sementara itu, Ketua KPU Lahat Darsi Elyanto mengaku tetap memegang teguh asas kapabilitas, netralitas serta transparansi dalam memilih siapapun calon yang dinilai layak dan memenuhi syarat.
“Tentunya kita menolak siapapun yang berusaha mengintervensi kita. Apalagi jika ada calon titipan. Semuanya harus melalui tahapan yang sudah ditentukan dari KPU Pusat,” tegasnya.
Ketua Eksternal dan Internal sekaligus Tim Pemenangan Pilkada Partai Demokrat Lahat, Ismet Taher berharap, KPU benar benar menolak jika dalam pelaksanaan seleksi tersebut ada oknum yang berupaya meluluskan calonnya menjadi PPK atau PPS.
“Jangan sampai itu terjadi. KPU harus benar benar netral,” tegas Ismet di kantor KPU Lahat, Rabu (21/11/2012).
Ismet juga berharap agar KPU tidak mudah terpancing intervensi dari pihak manapun untuk mempengaruhi penilaian calon.
“Luasnya wilayah Lahat tentu mempengaruhi sistem penilaian. Harapan kita hasil yang dikeluarkan benar benar objektif dan profesional,” katanya.
Bupati Lahat, Saifudin Aswari juga mengutarakan hal yang sama. Ia menilai, kinerja KPU selama ini sudah cukup baik. Terlebih lagi, pada Desember mendatang tahapan awal Pilkada Bupati juga sudah dimulai.
“Dimulai dari seleksi PPK dan PPS inilah menjadi cermin bagaimana kinerja KPU. Kita harapkan tetap kondusif dan netral tanpa adanya intervensi dari pihak manapun,” ujar dia.
Sementara itu, Ketua KPU Lahat Darsi Elyanto mengaku tetap memegang teguh asas kapabilitas, netralitas serta transparansi dalam memilih siapapun calon yang dinilai layak dan memenuhi syarat.
“Tentunya kita menolak siapapun yang berusaha mengintervensi kita. Apalagi jika ada calon titipan. Semuanya harus melalui tahapan yang sudah ditentukan dari KPU Pusat,” tegasnya.
(ysw)