Ditabrak kereta, kakek dan cucu Selamat
Selasa, 13 November 2012 - 18:39 WIB
Ditabrak kereta, kakek dan cucu Selamat
A
A
A
Sindonews.com - Kurang hati-hati saat melintas perlintasan kereta api tanpa palang pintu membuat mobil yang dikemudikan Markadi (55) diseruduk kereta pi. Beruntung, Maryadi dan cucunya yang bernama Eka (5) selamat dalam musibah itu.
Kecelakaan bermula ketika Markadi bersama cucunya mengendarai mobil Toyota Avanza Nopol W 1596 PR. Jalur yang dilewati ternyata melintas di rel KA tanpa palang pintu di Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (13/11/2012) sore.
Mobil Avanza warna silver tersebut melaju dari arah barat ke timur. Sedangkan KA Penataran jurusan Blitar-Surabaya melintas dari arah selatan menuju Surabaya.
Rupanya, Markadi tidak menyadari jika dari arah selatan melaju KA dengan kecepatan tinggi. Ketika bodi mobil yang dikemudian berada diatas rel, KA Penataran menghantam mobil tepatnya di perlintasan KA Blitar-Surabaya KM 26.
Karena benturan cukup keras, mobil terseret sampai 25 meter dan baru berhenti setelah terhempas ke sisi timur rel. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan.
Eka yang duduk disebelah Markadi terlempar keluar mobil dan kaki kirinya patah. Sedangkan Markadi juga terjepit bodi mobil. Warga berusaha menarik body mobil untuk mengeluarkan Markadi.
Keduanya kemudian dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Sedangkan warga sekitar yang mendengar kabar mobil ditabrak KA, berbondong-bondong ke tempat kejadian.
Kapolsek Candi Kompol Andi Febriyanto Ali, mengatakan Markadi mengalami luka di kaki dan kepala akibat benturan. "Korban dilarikan ke RSUD Sidoarjo. Sedangkan mobil susah diderek dari lokasi kejadian," ujarnya.
Kecelakaan bermula ketika Markadi bersama cucunya mengendarai mobil Toyota Avanza Nopol W 1596 PR. Jalur yang dilewati ternyata melintas di rel KA tanpa palang pintu di Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (13/11/2012) sore.
Mobil Avanza warna silver tersebut melaju dari arah barat ke timur. Sedangkan KA Penataran jurusan Blitar-Surabaya melintas dari arah selatan menuju Surabaya.
Rupanya, Markadi tidak menyadari jika dari arah selatan melaju KA dengan kecepatan tinggi. Ketika bodi mobil yang dikemudian berada diatas rel, KA Penataran menghantam mobil tepatnya di perlintasan KA Blitar-Surabaya KM 26.
Karena benturan cukup keras, mobil terseret sampai 25 meter dan baru berhenti setelah terhempas ke sisi timur rel. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan.
Eka yang duduk disebelah Markadi terlempar keluar mobil dan kaki kirinya patah. Sedangkan Markadi juga terjepit bodi mobil. Warga berusaha menarik body mobil untuk mengeluarkan Markadi.
Keduanya kemudian dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Sedangkan warga sekitar yang mendengar kabar mobil ditabrak KA, berbondong-bondong ke tempat kejadian.
Kapolsek Candi Kompol Andi Febriyanto Ali, mengatakan Markadi mengalami luka di kaki dan kepala akibat benturan. "Korban dilarikan ke RSUD Sidoarjo. Sedangkan mobil susah diderek dari lokasi kejadian," ujarnya.
(ysw)